Lebih Murah, Wisata ke Luar Angkasa Naik Balon Udara World View Cuma Rp712 Juta!

0
Wisata ke luar angkasa naik balon udara ditawarkan World View dengan harga murah, sebesar Rp712 juta. Foto: World View

Perusahaan bernama World View baru-baru ini menawarkan wisata ke luar angkasa naik balon udara berteknologi tinggi. Harga yang ditawarkan ‘hanya’ sebesar US$50.000 atau sekitar Rp712 juta per orang, jauh lebih murah dibanding wisata ke luar angkasa naik balon udara Space Perspective sebesar US$125 ribu atau setara dengan Rp1,7 miliar.

Baca juga: Wow, Naik Balon Udara Sekarang Bisa Sampai Luar Angkasa, Tarifnya Cuma Rp1,7 Miliar

Usut punya usut keduanya ternyata adalah rekan yang berpindah haluan menjadi lawan. Jane Poynter dan Taber MacCallum, pendiri Space Perspective pada 2020 lalu ternyata juga pendiri World View. Tak heran bila konsep wisata ke luar angkasa yang ditawarkan keduanya sama; sama-sama menggunakan atau naik balon udara.

Meski keduanya mengaku fokus dengan proyek masing-masing, tetapi, tetap saja antara wisata naik balon udara Space Perspective dengan wisata naik balon udara World View memiliki kesamaan konsep bahkan teknologi, mengingat keduanya sama-sama mengadaptasi teknologi dari balon udara yang disebut Voyager dan Stratolit, yang pernah dikembangkan CEO kedua perusahaan itu satu dekade lalu.

Dilansir Space News, penerbangan luar angkasa naik balon udara World View ini akan mencakup delapan orang peseta dan dua awak World View menggunakan Explorer Space Capsule ruang angkasa bertekanan hingga ketinggian 100.000 kaki atau 30 km (stratosfer). Secara total, perjalanan akan berlangsung selama enam hingga 12 jam.

Pertama, perjalanan akan dimulai di pelabuhan antariksa World View yang terletak di Grand Canyon Amerika Serikat, Great Barrier Reef di Queensland Australia, Serengeti di Kenya, tempat di mana terdapat Aurora Borealis di Norwegia, Amazonia di Brasil, Piramida Giza di Mesir dan Tembok Besar China di Mongolia.

“Kami telah memilih untuk membangun jenis pengalaman wisata ruang angkasa yang bereda yang akan memungkinkan banyak orang until melihat kelengkungan Bumi, kegelapan ruang angkasa dan kerapuhan planet kita,” kata CEO World View, Ryan Hartman.

Hartman melanjutkan, prinsip dari wisata ke luar angkasa naik balon udara World View adalah empat hal; tempat, waktu, keterjangkauan, dan aksesibilitas. Tempat, peluncurannya bisa terjadi di banyak tempat. Waktu maksudnya adalah menawarkan durasi wisata ke luar angkasa yang lebih lama, mengingat, kompetitor wisata ke luar angkasa, Blue Origin dan Virgin Galactic hanya menawarkan total durasi tak sampai sejam.

Selanjutnya, prinsip yang ketiga dan keempat yaitu keterjangkauan dan aksesibilitas tentu sangat penting. Ini berkaitan dengan harga dan Hartman berikrar agar wisata ke luar angkasa naik balon udara World View harus lebih murah dibanding yang lain; bahkan terhadap Space Perspective sekalipun, yang memiliki konsep dan mungkin teknologi yang sama.

“Untuk meningkatkan akses manusia ke wisata luar angkasa, kami merasa penting untuk menghargai pengalaman kami agar lebih terjangkau bagi lebih banyak orang,” tambahnya.

“Kami ingin memastikan bahwa itu (balon udara) bisa diakses oleh orang-orang dari semua kemampuan fisik. Kami telah merancang pengalaman untuk menampilkan pendakian dan penurunan yang sangat lembut yang mungkin sebanding dari pada lepas landas dan mendarat pesawat komersial,” ujarnya.

“Selain meningkatkan keterjangkauan dan aksesibilitas, kami juga ingin memaksimalkan nilai pengalaman. Ini datang dalam dua bentuk, waktu dan tempat. Dari perspektif waktu, kami ingin memastikan Anda memiliki waktu sebanyak mungkin di apogee untuk benar-benar menghargai sudut pandang yang menakjubkan ini,” lanjutnya.

Baca juga: Meledak dan Terjun Bebas dari Ketinggian 300 Meter, Kecelakaan Balon Udara di Luxor Menjadi yang Paling Mematikan

“Anda akan menghabiskan lebih dari enam jam melayang 100 ribu kaki melayang di atas bumi, memberi Anda cukup waktu untuk menemukan kembali keindahan dan kerapuhan planet kita,” tutupnya.

Bila tak ada ara melintang, wisata ke luar angkasa naik balon udara World View akan dimulai pada tahun 2024 mendatang. Saat ini, balon udara Explorer Space Capsule sedang disempurnakan sebelum menjalani uji sertifikasi FAA.