Lagi, Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat Terbang dan ‘Hujani’ Warga

0
Ilustrasi kotoran manusia jatuh dari pesawat komersial dan menghujani pemukiman warga. Foto: asahni.com

Seorang pria di Kota Windsor, Inggris, dihujani kotoran manusia yang berasal dari pesawat terbang. Merasa dirugikan, terlebih kotoran manusia tersebut tidak hanya melumuri dirinya tetapi juga memenuhi pekarangan rumahnya, ia sempat beniat untuk membawa ini ke meja hijau sebelum urung melakukannya.

Baca juga: Misteri Balok Es ‘Hujani’ Inggris, Diduga dari Toilet Pesawat Bocor

Dikutip dari paddleyourownkanoo.com, anggota dewan kota Karen Davies mengatakan kepada forum penerbangan The Royal Borough Of Windsor & Maidenhead bahwa ia dihubungi oleh seorang konstituen dan merasa “ngeri” ketika mendengar tentang insiden “menjijikkan” itu.

Disebut “ngeri” sebab kotoran manusia jatuh dari langit yang berasal dari pesawat terbang komersial tersebut berceceran dalam jumlah banyak di salah satu wilayah di Kota Windsor, yang notabene selalu dilalui pesawat komersial yang mendarat di Bandara London Heahtrow.

Kota yang terkenal dengan kastil milik Ratu Inggris, memang menjadi salah satu hotspot paling rentan kejatuhan kotoran manusia yang berasal dari pesawat terbang komersial.

“Saya tahu sejumlah insiden jatuhnya limbah beku dari pesawat terjadi setiap tahun,” kata Davies, “tapi ini tidak beku dan seluruh pekarangan warga itu kehujanan dengan cara yang sangat tidak menyenangkan.”

“Ia sedang berada di kebun saat itu terjadi, sungguh pengalaman yang sangat menjijikkan. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi pada warga kami,” imbuhnya. Anggota dewan lainnya, John Bowden, menyebut peluang kejadian seperti itu “satu banding semiliar”. Ia menduga cuaca yang hangat menyebabkan limbah kotoran “keluar dalam bentuk yang lebih ‘cair'”.

BBC Radio Berkshire berbicara dengan pengamat penerbangan Julian Bray tentang bagaimana kebocoran limbah seperti itu bisa terjadi.

“Pesawat modern memiliki toilet vakum, sehingga mereka cukup aman dan tersegel dengan cukup baik. Masalahnya adalah persimpangan vakum antara mekanisme toilet dan tangki penyimpanan,” ujarnya.

“Tapi segelnya memang tidak 100% ketat karena harus ada sedikit ruang gerak, lantaran pesawat akan melalui berbagai level tekanan.”

“Apa yang tampaknya terjadi di sini adalah bahwa ketika pesawat hendak mendarat, katakanlah ketika mencapai ketinggian enam ribu kaki (1.800 m), terjadi perubahan tekanan. Segel tersebut bocor; dan sayangnya pria yang sedang di pekarangan ini – beserta dua payungnya – dihujani oleh kotoran. “

John Bowden, anggota dewan untuk Eton & Castle, menyebut insiden itu memang dapat terjadi satu banding satu miliar.

Bowden meminta pihak maskapai untuk lebih hati-hati karena cuaca hangat. Ini memungkinkan kotoran yang jatuh jadi cair.

Baca juga: Akibat “Teror” Kotoran Manusia, Penerbangan United Airlines Terpaksa Dialihkan

Anggota dewan paroki Whitfiled, Georff Paxton, yang telah bekerja di bandara selama 40 tahun menyebut bahwa insiden ini sangat langka dan sudah lama tidak terjadi.

“Kami dulu memiliki masalah dengan es biru (kotoran manusia beku dan disinfektan) pada saat kedatangan, tetapi itu karena toilet bocor,” ujar Paxton. Ia menambahkan bahwa toilet vakum yang sekarang digunakan jauh lebih modern dan lebih aman.