Lounge ini Hadirkan Nuansa Bawah Laut yang Kental

Sumber: cruisecritic.com

Dasar laut memang menyimpang sebuah misteri yang hingga kini belum terpecahkan. Banyak orang yang berlomba-lomba untuk menguak misteri tersebut, namun cerita berbeda ditorehkan oleh PONANT, sebuah perusahaan ekspedisi asal Prancis yang sedikit berbelok dari derasnya arus penelitian tentang dasar laut itu sendiri. Alih-alih mengikuti arus, PONANT malah meluncurkan kapal baru yang di dalamnya terdapat sebuah lounge bernuansa bawah laut.

Baca Juga: Kenali 10 Rute Kapal Ferry Terindah di Dunia

Nuansa yang ditimbulkan PONANT bukanlah sekedar hiasan dinding atau interior saja, melainkan panca indera Anda akan turut dimanjakan oleh suasana bawah laut yang amat kental di lounge ini. Lounge yang diberi nama Blue Eye ini digalang-galang sebagai lounge bawah laut pertama di dunia. Adapun ruangan lounge ini dirancang oleh seorang oceanographer kenamaan asal Prancis, Jacques Rougerie. Ruangan serba biru ditambah dengan pendingin ruangan akan membangkitkan nuansa bawah laut yang amat kental dan mengundang decak kagum bagi siapa saja yang memasukinya.

Sumber: cruisecritic.com

Sebagaimana KabarPenumpang.com wartakan dari laman Thesun.co.uk (2/6/2017), Jacques terinspirasi dari alam dalam menciptakan Blue Eye. Jika diperhatikan, tempat duduk yang nantinya akan menghiasi lounge luar biasa ini diadopsi dari ubur-ubur dan seekor cetacean, karena sepintas bangku-bangku di sini terlihat seperti dua hewan laut tersebut. Belum lagi, posisi bangku-bangku ini yang menghadap langsung ke sebuah kaca besar yang memungkinkan penumpang melihat  kehidupan bawah laut dengan mata telanjang.

Selain itu, ada juga tiga layar digital yang memproyeksikan gambar yang diambil dari kamera bawah laut, sehingga penumpang dapat merasa lebih berbaur dengan biota laut yang berada di sana, seperti kawanan lumba-lumba yang tengah berdansa di derasnya arus laut.

Baca Juga: HYBRIDShip Bangun Kapal Ferry Tanpa Emisi

Tidak hanya memanjakan indera penglihatan, para pengunjung juga dapat mendengar suara-suara abstrak khas bawah laut dibawah komposer musik kontemporer dan ahli desain suara bawah laut, Michel Redolfi. Penumpang dapat menikmati suara bising kehidupan bawah laut melalui sebuah hidrofon, alat yang dipergunakan untuk mendengar suara dari dalam laut. Hidrofon ini dirancang oleh French Research Institute studi Exploitation of the Sea. Dengan menggunakan hidrofon, pengunjung dapat mendengarkan suara dari radius lima kilometer. Ada juga sebuah Body Listening Sofa yang dapat bergetar serentak sesuai dengan ombak yang ditangkap oleh sensor.

Sumber: traveller.com.au

Dalam keterangannya, PONANT mengatakan menggunakan seluruh panca indera untuk melakukan interaksi terhadap sesuatu dapat lebih menyelaraskan diri dan memberikan sebuah kenangan tak terlupakan. “Teknologi mutakhir yang dikembangkan oleh PONANT memungkinkan para pengunjung untuk menjadi seorang penjelajah modern, layaknya Jules Verne, Jacques-Yves Cousteau, dan petualang hebat lainnya,” terangnya. “Para pengunjung juga dapat mengamati beragam flora dan fauna dari dalam sini. Untuk pertama kalinya di dunia, masyarakat kini dapat merasakan berada di jantung dunia bawah laut dan memanfaatkan semua panca indera mereka untuk dapat merasakan sensasi berwisata yang luar biasa.” Tutupnya. Layanan Blue Eye ini rencananya akan diluncurkan pada rentan waktu 2018 hingga 2019. Tidak hanya satu, melainkan empat Blue Eye siap dioperasikan oleh PONANT guna menjawab semua rasa penasaran netizen