Madagaskar Terjangkit Virus Pneumonia, Pelancong Wajib Gunakan Masker

Madagaskar terjangkit virus Pneumonia (Vox)

Para pelancong yang sudah memasukkan Madagaskar dalam rencana liburan, baikknya berpikir ulang atau membatalkannya. Hal ini dikarenakan di kota Antananarivo sedang terjangkit wabah pneumonia. Banyak masyarakat yang mencegahnya dengan mengatakan pada turis “tidak berdiri, dilarang meludah dan jangan membuang sampahmu”.

Baca juga: Idap Diabetes Insipidus, Nyawa Pria ini Terancam Saat Berada di Kereta!

KabarPenumpang.com merangkum dari laman irishtimes.com (18/11/2017), penumonia di Madagaskar telah menewaskan 165 orang pada bulan Agustus lalu dan sudah menginfeksi lebih dari 2000 orang. Untuk menangani penyakit tersebut, Rumah Sakit Ambohimindra Pusat Anti Wabah merupakan salah satu dari enam rumah sakit yang mengobati wabah pneumonia di Antananarivo.

Ini dikarenakan rumah sakit tersebut memiliki ruang isiolasi, sehingga memudahkan perawatan pada pasien terjangkit. Kepala dokter rumah sakit Ambohimindra dr Marielle Zaramisy mengatakan, ini adalah pertama kalinya ada wabah di kota, apalagi dirinya baru setengah bulan bekerja dan saat puncak dari wabah pneumonia sedang merajalela.

“Sebagai manusia saya takut, tapi saya mengikuti semus tindakan pencegahan. Ini pekerjaan saya,” ujarnya.

Untuk para pengunjung yang memang berada di Madagaskar diharuskan mengenakan masker yang menutupi mulut setiap saat. Sepatu yang dikenakan juga akan disemprotkan cairan desinfektan dan suhu tubuh juga akan diperiksa dengan termometer.

Pemeriksaaan yang dilakukan tersebut diawasi oleh para penjaga yang juga memastikan para pasien tidak kabur dari rumah sakit. Sebab satu diantara pasien isolasi ada yang melarikan diri pada Oktober lalu dan membuat para perawat hingga dokter memaksa pasien kembali ke dalam mobil ambulans.

Zaramisy mengatakan, beberapa dari pasien terjangkit melarikan diri karena takut jarum suntik. “Orang sini tidak terbiasa ke rumah sakit.”

Pneumonia merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru dan mengakibatkan kantung udara di dalam paru-paru meradang dan membengkak yang disebabkan bakteri. Kondisi ini juga sering disebut paru-paru basah dengan gejala batuk menerus disertai dahak, demam, berkeringat, menggigil, susah bernafas, dada sakit dan lainnya.

Baca juga: Waspada! Inilah Lokasi Favorit Bakteri di Dalam Kabin Pesawat

Pneumonia bisa menular melalui pilek atau flu. Orang yang mengidap pneumonia juga bisa menularkan penyakitnya jika batuk dan bersin, karena melepaskan kuman dan virus ke udara.