Makan Es Krim di Dalam Bus Berujung Adu Jotos

Mirror.co.uk (perkelahian pengemudi dan penumpang)

Telah terjadi keributan antar sopir bus dan penumpangnya. Sebabnya ternyata sepele, dikarenakan si penumpang membawa makanan manis yakni es krim ke dalam bus. Dilansir KabarPenumpang.com dari mirror.co.uk (28/5/2017), sopir bus dan penumpang tersebut mengakhiri perdebatan dengan aksi adu jotos di halte bus.

Baca juga: Olympic Park Montreal Kanada Mulai Uji Coba Bus Tanpa Awak

Awalnya seorang penumpang duduk di kursi bus paling depan sembari memakan es krim yang dibawanya. Saat itu, sang sopir mengatakan bahwa dilarang makan di dalam bus. Tetapi, tidak diketahui dengan jelas apakah ada larangan di dalam bus tersebut untuk makan atau minum. Alhasil penumpang tersebut tidak mengindahkan pengemudi dan terus memakan es krimnya. Padahal, pengemudi sudah melarang penumpang tersebut dengan baik-baik. Karena penumpang tersebut terus memakan es krimnya, sopir yang kesal menyuruh penumpang tersebut turun dari dalam bus.

Sayangnya, penumpang tersebut menolak untuk turun dari bus, dan akhirnya terjadi peredebatan yang mengakibatkan perkelahian keduanya. Dalam video yang diambil salah seorang penumpang dari dalam bus memperlihatkan seorang pria paruh baya yakni penumpang yang menggunakan jaket dengan kemeja berwarna biru dengan pengemudi bus menggunakan kemeja putih berkelahi setelah turun dari bus.

Baca juga: Internet of Things Tunjang Transportasi Berbasis Bus

Keduanya terlihat saling memukul di halte tempat bus diberhentikan sementara oleh sopir. Kejadian ini terjadi di halte bus kota Orenburg, Rusia tengah, keduanya saling pukul dan menendang untuk perlawanan. Tak jaudh dari tempat keduanya berkelahi ada seorang pemuda dan membantu meleraikan keduanya. Namun, tak berhasil sehingga pemuda tersebut angkat tangan serta meninggalkan pengemudi dan penumpang yang berkelahi tersebut.

Dengan adanya kejadian ini hingga pemuda yang sempat meleraikan keduanya pergi, tidak diketahui apakah kejadian tersebut dilaporkan kepada polisi atau tidak dan menjadikan video rekaman sebagai barang bukti. Diketahui, setiap kejadian perkelahian sering sekali membuat orang-orang sekitar untuk mengeluarkan ponsel pintarnya untuk merekam dibanding untuk membantu meleraikan keributan yang terjadi. Bulan lalu pengemudi Stagecoach di videokan karena menendang seorang penunpang dari dalam bus dan tahun 2016 lalu, mirror.co.uk melaporkan ada seorang pengemudi yang berhenti untuk menaikkan penumpang setelah perdebatan karena perubahan jadwal.

Baca juga: Selama Ramadhan, Dirlantas Abu Dhabi Larang Truk dan Bus Beroperasi Saat Peak Hour