Maksimalkan Keselamatan Angkutan Lebaran, Armada Big Bird Dibekali Fasilitas Standar Internasional

KNKT dan Blue Bird (KabarPenumpang.com)

Penumpang, pengemudi dan operator bus merupakan satu kesatuan dalam sebuah sistem angkutan umum. Dalam masa pengangkutan mudik lebaran ini, beberapa operator bus salah satunya Big Bird bakal menurunkan lebih dari 200 unit bus, baik bus besar, sedang dan tipe Elf.

Manager Bus Operasional Blue Bird, Bambang Kusumo Wijoyo mengatakan, bus yang ada di pool Blue Bird yakni Big Bird dari berbagai ukuran turun untuk digunakan oleh perusahaan swasta mengangkut karyawannya mudik. Dia menambahkan, sampai saat ini yang menggunakan bus milik Blue Bird baru dari swasta saja.

“Pengguna armada kami saat ini masih dari perusahaan swasta. Untuk pemerintahan sendiri belum ada sama sekali,” Jelas Bambang yang ditemui KabarPenumpang.com (6/6/2017). Tak hanya itu, diketahui saat ini armada bus Big Bird sudah dilengkapi oleh kamera pengawas atau CCTV, GPS Tracking, seatbelt di setiap tempat duduknya, alat pemadam kebakaran atau APAR hingga kotak P3K. Adanya penambahan GPS Tracking dan CCTV untuk memudahkan pool mengetahui hal-hal yang mengakibatkan bus miliknya jika terjadi kecelakaan dalam perjalanan.

Dalam sosialisasinya di Blue Bird, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga tetap membahas pada waktu istirahat pengemudi yang mengemudikan bus. Namun, tak hanya masalah tempat istirahat yang di bahas, KNKT juga membahas seatbelt atau sabuk pengaman tambahan.

Hal ini dikarenakan, beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan bus yang membuat sebagian penumpangnya terlempar dari tempat duduk sebab tidak ada yang mampu menahan penumpang di tempat duduknya. Kepala KNKT Surjanto mengatakan setiap bus harus dilengkapi dengan seatbelt pada tempat duduk penumpang bukan hanya pada pengemudi.

“Sebenarnya, dengan ada seatbelt ini membuat penumpang lebih aman kalau-kalu terjadi kecelakaan. Dimana penumpang tidak akan terlempar kedepan bila rem di injak dadakan oleh pengemudi saat menghindari terjadinya kecelakaan,” jelas Surjanto.

Menanggapi hal ini, General Manager Blue Bird, Agus Subroto menegaskan bahaw pihaknya ssudah melengkapi seatbelt pada kursi penumpang. Sebab bus Big bird milik mereka banyak disewa oleh sekolah-sekolah internasional.

“Karena banyak digunakan oleh sekolah internasional, maka bus kami ini juga sudah dilengkapi dan memiliki standar internasional,” ujarnya. Sehingga, untuk penumpang yang menggunakan armadanya akan merasakan lebih aman dibanding sebelumnya.