KNKT Sosialisasi Keselamatan Pengemudi Ke Operator Bus

KNKT bersama Primajasa (KabarPenumpang.com)

Komite Nasional Keselamatan Trasportasi (KNKT) melakukan sosialisasi kepada operator bus angkutan lebaran, salah satunya adalah Primajasa. Kepala KNKT Surjanto mengatakan, dalam tiga tahun terakhir kecelakaan bus sering sekali terjadi.

Baca juga: Jelang Angkutan Lebaran, KNKT Himbau Penyedia Transportasi Darat Tinjau Standar Kelayakan

Menurutnya, faktor utama adalah lelahnya para pengemudi yang mengemudikan bus apalagi saat libur lebaran yang sebentar lagi tiba. Dengan adanya seperti ini, pihak KNKT konsen kepada waktu istirahat pengemudi yang bisa meminimalisir kecelakaan angkutan lebaran.

“Para pengemudi harus banyak istirahat saat berpuasa yakni dua jam sekali, memang perjalanan akan lebih lama tetapi yang penting adalah selamat sampai tujuan,” jelas Surjanto saat ditemui KabarPenumpang.com di pool Primajasa (6/6/2017).

Surjanto menambahkan, saat ini para pilot yang berpuasa tidak diperbolehkan menerbangkan pesawat. Hal ini disebabkan karena saat berpuasa, kadar gula di dalam tubuh menurun dan membuat konsentrasi bisa menurun dalam mengedarai kendaraan.

Selain itu, pihak KNKT juga berharap agar para operator bus bisa melakukan pengecekan rutin untuk kendaraan yang digunakan untuk angkutan lebaran. Selain itu, pihak operator bus Primajasa juga mengatakan, bahwa setiap perjalanan selalu melakukan pengecekan pada kendaraan.

Baca juga: Tumpangi Truk Karena Gratis? Lebih Baik Tidak Daripada Celaka

Kepala wilayah pool Jakarta, Endang mengatakan, untuk para pengemudi sendiri sudah disiapkan tempat beristirahat yang layak di dalam pool. Ini untuk memudahkan pengemudi mendapatkan istirahat yang cukup. “Kami menyediakan tempat yang layak untuk pengemudi untuk beristirahat. Kami juga melakukan pengecekan pada bus yang datang ke pool atau yang akan berangkat,” ujarnya.

Endang menambahkan, pihaknya juga menambahkan pengemudi cadangan untuk menggantikan para pengemudi yang kelelahan. Hal ini, agar tidak ada pengemudi yang kelalahan dalam perjalanan.

“Setiap pengemudi, kami menyediakan cadangannya baik di pool yang Jakarta atau di daerah tujuan Primajasa lainnya. Para pengemudi kami juga tidak akan langsung berangkat lagi bila sampai di pool Jakarta atau tujuaan,” tambah Endang.

Hal ini dikarenakan banyak bus yang lebih dahulu sampai dan bus lainnya akan berangkat setelah bus lainnya yang duluan sampai kembali berangkat dan pengemudi bus yang baru tiba di tujuan bisa beristirahat. Sayangnya, setiap terminal tempat tujuan bus-bus ini belum di sediakan ruang istirahat yang layak untuk pengemudi, bahkan terkadang tidak ada sama sekali.