Masih Karena Covid-19, Arab Saudi Kembali Tutup Penerbangan Internasional, Garuda Indonesia Siapkan Antisipasi

0
Pesawat sudah lama dilarang melintas di atas Ka'bah. Tetapi, apa alasannya? Foto: Istimewa

Tsunami kedua, kemungkinan bisa menerpa biro travel dan layanan penerbangan yang terkait layanan Umrah. Setelah apa yang dialami pada pertengahan Maret lalu, dimana otoritas Arab Saudi menutup pintu masuk ibadah Umrah/Haji lewat jalur udara, maka hal serupa dikabarkan kembali berulang. Masih terkait penyebaran Virus Covid-19 yang tak kunjut surut, pemerintah Arab Saudi kini membatasi masuknya penerbangan ke Negeri Raja Salma tersebut.

Baca juga: 15 Maret 2020, Batas Waktu Jamaah Umrah Tinggalkan Arab Saudi, Bagaimana Nasib yang Tertinggal?

Salah satu yang imbasnya langsung dirasakan oleh maskapai Garuda Indonesia. Lewat pesan tertulis yang diterima KabarPenumpang.com (21/12/2020), Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memberikan penjelasan terkait pembatalan jadwal penerbangan ke Arab Saudi. “Dapat kami sampaikan bahwa pembatalan tersebut dilakukan menyusul adanya restriksi layanan penerbangan internasional ke Arab Saudi yang dikeluarkan oleh otoritas penerbangan Arab Saudi, yang mulai diberlakukan pada 21 Desember 2020,” ujar Irfan.

Adapun saat ini Garuda Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan hal hal yang perlu diantisipasi menyusul pembatasan operasional layanan penerbangan tersebut. Irfan menambahkan, “Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, hak penumpang tentunya akan senantiasa menjadi prioritas utama yang terus kami kedepankan. Untuk Itu, kami telah menerapkan kebijakan fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan yang kami harapkan dapat memberikan keleluasan bagi penumpang Garuda yang akan merencanakan ulang jadwal penerbangannya ke Tanah Suci dengan sebaik mungkin.” Fleksibilitas diberlakukan dengan memastikan penumpang dapat melakukan reschedule dan perubahan rencana penerbangan tanpa adanya biaya tambahan.”

“Pada kesempatan ini, kami juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas kondisi ini. Tentunya kami harapkan layanan penerbangan menuju Arab Saudi dapat kembali dibuka dalam waktu dekat sehingga penumpang yang telah merencanakan penerbangan jauh jauh hari ke Tanah Suci bisa segera kembali terbang”, jelas Irfan.

Baca juga: Berkah Covid-19, Singapore Airlines Tawarkan Companion App Pertama di Dunia, Ini Kegunaannya

Garuda Indonesia kini tengah mempersiapkan opsi kesiapan operasional untuk mengangkut Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah berada Arab Saudi. “Adapun langkah tersebut saat ini sedangkan kami koordinasikan secara intensif bersama otoritas terkait,” tutup Irfan.