Mau Jadi Awak Kabin Singapore Airlines? Cek Dulu Pelatihan dan Syarat-Syaratnya Berikut Ini!

0
Sumber: istimewa

Bagi Anda yang hingga saat ini masih berpikiran bahwa menjadi seorang awak kabin merupakan tugas yang mudah dan menyenangkan karena bisa berkeliling Indonesia atau dunia sekalipun, nampaknya Anda harus meralat stigma tersebut. Tidak hanya sektor perjalanan udara saja yang memiliki beragam regulasi ketat, pun dengan para awak kabin ini – apalagi awak kabin dari maskapai bintang 5 yang namanya sudah mahsyur, sebut saja Singapore Airlines.

Baca Juga: Tambah Rute Penerbangan Berjadwal, Singapore Airlines Resmi Terbangkan A350-900 Ke Jakarta

Beberapa standar tinggi yang diterapkan oleh maskapai Singapore Airlines terhadap para awak kabinnya ini mencakup keseluruhan aspek, mulai dari penampilan hingga keterampilan mereka dalam melayani penumpang. Khusus untuk penampilan, para awak kabin ini harus memperhatikan berat badan hingga tatanan rambut mereka agar bisa fit in ke dalam seragam mereka yang dibanderol dengan harga £10.000 (Rp183,3 juta).

“Untuk para awak kabin yang memiliki ‘pangkat tinggi’, biasanya komposisi wanitanya akan lebih sedikit, dimana tidak sedikit dari mereka yang sudah menikah dan pensiun dari pekerjaannya – mereka tidak perlu khawatir lagi jika berat badan mereka naik,” tutur salah satu awak kabin Singapore Airlines, dikutip KabarPenumpang.com dari laman express.co.uk (20/12/2018).

“Sementara bagi para awak kabin yang baru saja mengambil cuti hamil, dimana kami menyebutnya sebagai returning mother scene, mereka harus bisa memastikan bahwa ukuran tubuh mereka masih cukup untuk mengenakan seragam Singapore Airlines,” imbuh pramugari yang ingin tetap anonim.

Ini bukan satu-satunya cara mereka harus tampil untuk menjadi bagian dari awak kabin Singapore Airlines. Banyak dari wanita-wanita tersebut dititah untuk memanjangkan atau memotong rambut mereka untuk mendapatkan penampilan yang maksimal.

Seorang konsultan grooming, Amy Lin mengungkapkan bahwa ia mengajari para awak kabin Singapore Airlines untuk menata rias diri mereka sendiri, termasuk pemasangan sanggul jikalau dibutuhkan. Selain itu, para awak kabin juga diberikan pelatihan sommelier selama kurang lebih 14 minggu. Mereka diajarkan untuk memahami anggur yang dibeli oleh perusahaan senilai £10 juta. Pun dengan pelajaran tentang cara berjalan dan melayani penumpang yang baik dan benar.

Baca Juga: Terima Airbus A350-900ULR, Singapore Airlines Siap Terbang ke New Jersey Non-Stop

Diketahui, standar untuk awak kabin Singapore Airlines sudah tinggi sejak tahun 1970-an, ketika iklan “Singapore Girl” ditayangkan. Bagaimana, apakah Anda siap digembleng untuk menjadi awak kabin dari Singapore Airlines?

Leave a Reply