Monday, April 20, 2026
HomeAnalisa AngkutanMerasakan Perjalanan Naik KA Malabar Sejauh 779 Kilometer, Inilah Panorama yang Dilihat...

Merasakan Perjalanan Naik KA Malabar Sejauh 779 Kilometer, Inilah Panorama yang Dilihat Penumpang

Wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung selalu menawarkan sensasi terbaik dalam hal pemandangan. Ya, kenikmatan panorama alam Jawa Barat menambah kenyamanan serta kepuasan dalam melakukan perjalanan kereta api.

Masyarakat dibuat kagum dengan keindahan dan lanskap dari berbagai panorama seperti pegunungan/bukit yang menjulang, hamparan sawah yang luas, serta pedesaan yang rindu akan kampung halaman. Dari situlah kecintaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama untuk menemani perjalanan yang mengagumkan tersebut.

Dalam hal ini kabarpenumpang mengajak kalian untuk merasakan sensasi menggunakan Kereta Api (KA) Malabar dengan rute paling jauh untuk perjalanan melintasi jalur selatan. Diketahui bahwa KA Malabar merupakan singkatan nama kereta api yang memiliki arti yaitu Malang Bandung Raya. Sudah tentu rute yang ditempuh adalah Bandung menuju Malang pulang pergi.

Dari data PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) tercatat sepanjang Triwulan I 2026, KA Malabar melayani 232.422 penumpang, meningkat 39,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 166.125 penunpang. Peningkatan ini menunjukkan minat masyarakat yang terus tumbuh terhadap perjalanan antarkota yang memberikan kenyamanan sekaligus pengalaman selama di perjalanan.

Melintasi jalur selatan Pulau Jawa, KA Malabar menyajikan karakter lintasan yang khas. Perjalanan melewati hamparan sawah di wilayah Priangan Timur, perbukitan hijau di selatan Jawa Barat, jembatan-jembatan panjang yang membentang di atas lembah, hingga terowongan yang menjadi bagian dari infrastruktur bersejarah di jalur ini.

Panorama tersebut terus berganti saat kereta api melintasi wilayah Tasikmalaya hingga Banjar. Setelah melewati wilayah Daop 2 Bandung, perjalanan KA Malabat memasuki wilayah Daop lainnya yang tentu memiliki panorama yang berganti dan memiliki ciri khas daerah tersebut, seperti Yogyakarta dan Madiun.

Perjalanan sejauh sekitar 779 kilometer ini menghubungkan berbagai kota dengan karakter yang berbeda. Bandung dikenal dengan udara sejuk dan suasana kreatifnya, sementara Malang menawarkan kesejukan pegunungan serta akses menuju berbagai destinasi wisata alam seperti kawasan Batu dan sekitarnya. Kedua kota ini menjadi tujuan yang banyak dipilih untuk beristirahat maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.

Diketahui pula KA Malabar merupakan layanan kereta api penumpang yang melayani relasi Bandung–Malang pulang pergi dan menjadi satu-satunya kereta api yang menghubungkan kedua kota tersebut secara langsung. Dalam satu hari, terdapat dua perjalanan yang dapat dipilih pelanggan, yaitu KA Malabar Pagi dan KA Malabar Sore.

Layanan ini menggunakan rangkaian kelas eksekutif dan ekonomi premium stainless steel yang memberikan kenyamanan untuk perjalanan jarak jauh. Sejak diluncurkan pada 30 April 2010, KA Malabar terus menyesuaikan layanan seiring kebutuhan pelanggan, termasuk pembaruan sarana yang kini digunakan.

Tentunya, jalur yang membentang di sisi selatan Pulau Jawa, menggunakan KA Malabar menghadirkan perjalanan yang mempertemukan berbagai lanskap dalam satu laju kereta api. Perjalanan ini menjadi bagian dari pengalaman yang pelanggan nikmati, dari satu kota ke kota lainnya.

Rute KA Malabar melewati dan singgah di stasiun-stasiun tertentu di jalur selatan, mulai dari Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, Blitar, hingga Malang. Konektivitas ini memudahkan masyarakat untuk menjangkau berbagai kota dalam satu perjalanan yang terencana.

Mengenang 11 Tahun Tragedi Kecelakaan KA Malabar. Ternyata Ada Hal Aneh Saat Evakuasi

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru