Miniatur “Grand Central Station” Dirusak, Rod Stewart Berikan Donasi 10 Ribu Poundsterling

(Mirror)

Bagi pecinta transportasi yang juga penggemar miniatur, pasti senang melihat miniatur stasiun, terminal atau bandara. Tapi apa jadinya bila kesenangan tersebut dirusak oleh sekelompok orang dan ternyata pembuatan miniatur tersebut membutuhkan waktu puluhan tahun?

Baca juga: 64 Tahun Beroperasi, Beech Hurst Park Miniature Railway Torehkan Sejarah Baru!

Ya, Model New York Grand Central Station di Stamford, Lincolnshire, Inggris.baru-baru ini dirusak oleh sekelompok orang. Pasalnya model ini bukan hanya satu set kereta tetapi merupakan kereta api model skala yang cukup besar atau bisa dikatakan sebuah miniatur Grand Central Station.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman metro.news (21/5/2019), karena insiden pengrusakan model Grand Central Station, membuat para penggemar kereta sedih dan kesal. Insiden ini terjadi pada hari Sabtu (18/5/2019). Karena insiden ini Sir Rod Stewart, menyumbangkan dana sebesar 10 ribu pounsterling untuk menjadi model buff rel setelah pelaku merusak pameran mereka.

“Saya benar-benar terpukul mendengar bahwa para pengacau telah menghancurkan apa yang seharusnya menjadi sebuah pertunjukkan yang indah. Butuh 23 tahun untuk membangun kereta api model ini. Sehingga saya merasakan sakitnya,” ujar Rod yang kini berusia 74 tahun.

Atas kejadian di atas, Sir Rod Stewart mendesak sesama penggemar kereta api Jools Holland dan Roger Daltrey untuk membantu. Banding untuk Market Deeping Model Railway Club di Stamford, Lincolshire, telah mengumpulkan 57 ribu pounsterling setelah serangan pada hari Sabtu. Dana yang dikumpulkan ini melebihi target yang hanya 500 pounsterling.

Baca juga: Punya Panjang Rel 12 Km, Inilah Miniatur Jaringan Kereta Api Terbesar di Dunia!

Atas insiden ini ada empat pemuda yang diduga pelaku dan telah ditangkap. Tetapi sejak saat itu telah dibebaskan dengan jaminan bersyarat kepada pihak kepolisian sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Polisi Lincolnshire diberitahu tentang insiden tersebut oleh seorang penduduk setempat ketika suara-suara terdengar dari Queen Eleanor School sesaat sebelum jam 4 pagi.

Sir Rod Stewart sendiri merupakan seorang penyanyi rock dan penulis lagu ternama, dia lahir dan terkenal di kota London.