Naas, Seniman Grafiti di Sydney Tewas Setelah Dihantam Kereta

Sumber: DailyTelegraph

Pada Minggu (28/5/2017) malam waktu setempat, seorang pemuda yang disinyalir sebagai salah satu pembuat graffiti tertabrak sebuah kereta di dekat Stasiun Kereta Kingsgrove, Sydney bagian selatan. Kerasnya hantaman yang Ia terima membuat nyawanya hilang seketika. Pihak kepolisian setempat yang mengambil alih kasus ini mengatakan kejadian nahas itu terjadi pada tengah malam, tidak lama setelah pemuda tersebut mencoret-coret kereta stasioner yang lain. Dalam keterangannya yang diwartakan KabarPenumpang.com dari illawarramercury.com.au, Senin (29/5/2017), nyawa pemuda tersebut tidak dapat tertolong setelah paramedis tiba dilokasi kejadian tak lama berselang.

Baca Juga: Sydney Central, Eksotisme Stasiun Tua Diantara Deru Penumpang Metropolitan

Pihak Kepolisian New South Wales mengatakan penyelidikan mengenai  kasus tabrakan ini masih terus bergulir. Sebagai hipotesa awal, Ia mengatakan pemuda tersebut baru saja mencoret-coret sebuah kereta stasioner, sebelum akhirnya berlari melintasi rel dan kemudian tertabrak oleh kereta penumpang yang baru saja bertolak dari Stasiun Kingsgrove menuju ke Macarthur. Hingga saat ini, pihak kepolisian juga masih dibuat kebingungan dengan bagaimana cara pemuda tersebut bisa masuk ke daerah yang sudah benar-benar steril, bahkan rangkaian kawat besi pun tidak luput dari pemeriksaan pihak kepolisian guna mengungkap darimana pemuda tersebut bisa masuk.

Penumpang Yang Sudah Mulai Meninggalkan Lokasi Kejadian. Sumber: DailyTelegraph

Akibat dari kejadian ini, para penumpang yang berada di dalam kereta tersebut terpaksa menunggu kurang lebih satu jam di dalam kereta, selain itu pusat pengendali kereta di St George terpaksa menutup sementara semua jalur kereta api bagian selatan, antara Turrella dan Macarthur guna melakukan olah TKP. Jalur tersebut kembali dibuka pada Senin, pukul 03.30 waktu setempat setelah pemeriksaan di TKP dirasa cukup. Dilansir dari sumber yang sama, pihak Sydney Trains mengatakan jalur T2 tersebut sudah kembali beroperasi setelah kurang lebih satu jam ditutup. “Layanan perjalanan sudah kembali beroperasi secara normal,” tuturnya.

Baca Juga: Koneksi Data Bermasalah, Ribuan Penumpang di Australia Lakukan Cek Paspor Manual

Kereta yang menubruk pemuda tersebut tengah berada dalam kondisi penuh, dan beberapa penumpang tidak merasakan ada yang aneh ketika kereta tersebut menghantam tubuh korban. Dalam keterangannya, penumpang yang tidak ingin identitasnya diungkap tersebut mengatakan tidak merasakan atau mendengar sesuatu, namun penumpang lain yang berada di dalam kabin yang sama mempercayai bahwa Ia baru saja melihat seseorang di bagian bawah kereta. Pernyataan lain dilontarkan oleh seorang wisatawan yang juga identitasnya tidak ingin diungkap, mengatakan bahwa Ia mendengar   suara tepat sebelum kereta tersebut berhenti mendadak.