Jelang Libur Sekolah KAI Tebar Diskon 30 Persen, Catat Tanggalnya
Bulan Juni ternyata berpengaruh terhadap perjalanan wisata khususnya menggunakan kereta api. Bagaimana tidak, informasi mengenai libur panjang bagi pelajar sekolah sudah di depan mata. Ya, banyak yang merencanakan momen libur tersebut untuk melakukan kegiatan wisata ke berbagai destinasi favorit di kota tujuan. Perjalanan yang memanfaatkan waktu dan kenyamanan itulah biasanya masyarakat menggunakan kereta api.
Ya, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) pun sudah berencana memberikan informasi mengenai hal tersebut yaitu persiapan libur sekolah. Tentunya hal yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat sebagai pengguna setia kereta api adalah fasilitas, kenyamanan dan pelayanan yang terus di pertahankan. Oleh sebab itu, KAI berupaya untuk tetap menjadi transportasi terbaik dalam menyambut libur sekolah tersebut.
Informasi yang diberikan oleh KAI yaitu memberikan diskon tarif 30 persen untuk kereta ekonomi komersial selama libur sekolah periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026, guna meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Tentunya, KAI mendukung program diskon transportasi yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dengan menghadirkan potongan tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas ekonomi komersial.
Manager Humas Daop 1 Jakarta Franoto WIbowo mengatakan bahwa Program itu dihadirkan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Program diskon transportasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan akses perjalanan kepada masyarakat selama periode liburan sekolah yang identik dengan meningkatnya aktivitas wisata, kunjungan keluarga, pendidikan, maupun kegiatan ekonomi.
Program diskon transportasi itu merupakan bagian dari stimulus yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk mendorong mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi. KAI pun menyambut baik kebijakan tersebut dengan menyediakan tarif yang lebih terjangkau bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan selama liburan sekolah.
Untuk mendapatkan diskon sebesar 30 persen berlaku untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Tiket dapat dipesan mulai 6 Juni 2026 melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Periode liburan sekolah menjadi salah satu momentum penting yang mendorong pergerakan masyarakat ke berbagai daerah. Mobilitas tersebut memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, serta berbagai aktivitas ekonomi yang tumbuh seiring meningkatnya kunjungan masyarakat.
Diskon berlaku khusus untuk kereta api kelas Ekonomi Komersial. Sebagai catatan, diskon tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi dan/atau diskon lainnya. Tiket dengan tarif diskon dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya sesuai ketentuan yang berlaku. Kemudian jadwal perjalanan dan daftar kereta api dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI dan program berlaku selama alokasi tiket dan tarif diskon masih tersedia.
Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan program ini dengan merencanakan perjalanan lebih awal agar memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan. Melalui program itu, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih hemat selama liburan sekolah.
KAI pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan berbagai kemudahan layanan KAI untuk mendukung pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu.
Menguak Sejarah Stasiun Legendaris di Kota Batik
Gunakan Kereta Ekonomi Kerakyatan, KA Cikuray Tambah Kapasitas Tempat Duduk Mulai 10 Juni 2026, Harga Tiket Tetap
Ada kabar baik buat masyarakat yang melakukan perjalanan Jakarta – Garut beberapa hari kedepan. Ya, beebagai kereta api yang memiliki rute yang sama, nantinya bakal ada perubahan yang dirasakan saat menggunakan kereta api ini. Dikenal sebagai kereta api dengan perjalanan ekspres namun harga murah, hingga kini masyarakat tetap setia menggunakan kereta tersebut apalagi saat akhir pekan.
Yap, Kereta Api (KA) Cikuray yang merupakan kereta api kelas ekonomi premium yang satu-satunya memiliki rute perjalanan Stasiun Pasar Senen – Garut pp. Saat peluncuran perdana, KA Cikuray sudah sangat digemari masyarakat karena tarifnya yang murah meriah dengan pelayanan yang cukup bagus. Layaknya kereta ekonomi premium jarak jauh pada umumnya, masyarakat tetap menikmati perjalanan dengan nyaman.
Harga subsidi pun masih melekat pada KA ini, yaitu Rp45.000 saja. Antusias masyarakat yang menggunakan KA Cikuray sangat signifikan, mengingat waktu keberangkatan dari Jakarta yang sangat sesuai dengan jam-jam aktivitas masyarakat. Tak heran, tiket KA Cikuray selalu ludes terjual pada H-3 baik saat weekdays maupun weekend. Saat ini rangkaian KA Cikuray menggunakan jenis ekonomi premium stainless steel dan mild steel dengan konfigurasi kursi 2-2 dengan total 80 tempat duduk per kereta.
Berbagai informasi mengenai KA Cikuray kini sudah tersebar di media sosial. Bagaimana tidak, tepat tanggal 10 Juni 2026 mendatang rangkaian KA Cikuray akan mengurangi perubahan rangkaian yang tentunya memiliki kapasitas lebih banyak. Kapasitas KA Cikuray yang biasanya 80 tempat duduk, nantinya akan bertambah menjadi 93 tempat duduk yaitu menggunakan rangkaian kereta jenis Ekonomi Kerakyatan. Diketahui kereta jenis ini sudah diperkenalkan pertama kali saat perjalanan arus mudik Lebaran 2026 sebagai KA Tambahan Pasar Senen – Lempuyangan.
Kini rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan akan digunakan sebagai KA Cikuray dengan rute Pasar Senen – Garut pp. Dengan konfigurasi kursi 2-3, interiornya tentu berbeda dan memiliki kenyamanan yang berbeda pula. Dalam satu perjalanan, KA Cikuray membawa enam unit kereta Ekonomi Kerakyatan serta satu kereta makan dan pembangkit. Kehadiran rangkaian baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan sekaligus kenyamanan perjalanan di lintas Jakarta – Bandung – Garut pp.
Tarif perjalanan relasi Pasar Senen – Garut maupun sebaliknya yang tercantum dalam informasi tersebut sebesar Rp45.000. Harga ini berlaku untuk layanan KA Cikuray yang menggunakan rangkaian Ekonomi Kerakyatan. Kereta Ekonomi Kerakyatan dikembangkan sebagai layanan transportasi yang inklusif untuk memperluas akses mobilitas masyarakat.
Konsep ini dirancang untuk membantu mengurangi hambatan geografis dan ekonomi sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk menjangkau pusat pendidikan, pusat perdagangan, kawasan industri, dan berbagai pusat aktivitas lainnya.
Melalui dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah, layanan ini juga diharapkan dapat membantu menjaga keterjangkauan biaya transportasi masyarakat. Akses yang semakin mudah dan terjangkau akan memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas produktif, mengembangkan usaha, serta memperluas jangkauan ekonominya.
Dalam operasionalnya, KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian yaitu Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen. Jalur tersebut menghubungkan wilayah dengan karakter ekonomi yang beragam dan saling melengkapi.
Tentunya dalam koridor tersebut memperlihatkan bagaimana satu jalur kereta api mampu menghubungkan daerah penghasil komoditas, pusat perdagangan, kawasan industri, dan pasar konsumen dalam satu lintasan yang terintegrasi. Keterhubungan tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Seiring berkembangnya mobilitas dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah, KAI akan terus menghadirkan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertumbuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Bagi yang merasakan KA Cikuray menggunakan rangkaian baru, sudah bisa di pesan melalui aplikasi Acceess by KAI melalui ponsel, laman resmi kai.id, dan di stasiun kereta api yang melayani pemesanan tiket.
Sensasi Naik KA Commuter Garut yang Murah Meriah Tapi Bikin Lama, Kenapa? Ini Alasannya
