Airbus A350 Iberia Rusak Akibat Benturan Truk Damkar Saat ‘Water Salute’

Sebuah tradisi penghormatan penerbangan yang seharusnya sakral dan meriah justru berubah menjadi insiden merugikan di Bandara Internasional José Joaquín de Olmedo, Guayaquil, Ekuador. Sebuah pesawat berbadan lebar generasi terbaru, Airbus A350-941 milik maskapai asal Spanyol, Iberia, mengalami kerusakan struktural yang cukup serius pada bagian sayap kirinya saat melewati prosesi semburan air penghormatan (water salute) pada Kamis waktu setempat. Insiden langka ini memaksa pesawat yang baru berusia empat tahun tersebut dikandangkan seketika di darat. Peristiwa ini terjadi saat pesawat dengan nomor registrasi operasional tersebut tengah merayakan penerbangan perdana (first run) untuk rute langsung dari Guayaquil menuju Madrid. Sebagai bentuk selebrasi atas pembukaan rute penting ini, otoritas bandara menyiapkan armada truk pemadam kebakaran (Damkar) untuk menyemprotkan air membentuk tirai melengkung di atas pesawat—sebuah tradisi universal di dunia penerbangan yang dikenal sebagai water salute. Namun, alih-alih berjalan mulus, ujung sayap kiri pesawat (sharklet) justru membentur keras bagian dari struktur truk pemadam kebakaran yang bertugas di sisi landasan. Akibat benturan tersebut, sharklet bagian kiri pesawat mengalami robekan besar dan deformasi (perubahan bentuk struktural) yang sangat jelas akibat hantaman material keras. Beruntung, dilaporkan tidak ada korban cedera baik dari penumpang, awak kabin, maupun petugas darat di area apron. Kendati demikian, pilot langsung membatalkan proses lepas landas dan memutar balik pesawat kembali menuju gerbang keberangkatan (gate). Penerbangan bernomor IB132 menuju Madrid itu pun resmi dibatalkan, memaksa ratusan penumpang terlantar dan harus menginap semalam di hotel sekitar bandara sembari menunggu kepastian jadwal rebooking. Tim teknisi dan insinyur penerbangan langsung mengandangkan jet buatan tahun 2022 tersebut untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh (structural integrity check). Penggantian komponen sharklet pada pesawat modern berbahan komposit seperti Airbus A350 dikenal membutuhkan ketelitian tinggi dan biaya yang tidak sedikit. Sementara itu, pihak maskapai Iberia bersama dengan otoritas bandara Guayaquil langsung meluncurkan investigasi bersama guna mengusut tewasnya prosedur keselamatan kerja di darat ini.
Sejarah Water Salute, Terinspirasi dari Kapal Laut-Disadur Aviasi Sejak 1990-an
Dugaan awal dari para pakar keselamatan penerbangan mengarah pada kesalahan pemosisian armada truk pemadam kebakaran (imprecise truck positioning). Truk damkar disinyalir parkir terlalu dekat dengan jalur taksi (taxiway) pesawat, sehingga ruang bebas aman (clearance) bagi bentang sayap raksasa Airbus A350 tidak terpenuhi saat pesawat melintas. Investigasi ini diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi industri penerbangan global mengenai pengetatan standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan tradisi seremonial di area sisi udara yang padat risiko.  

Insiden di Frankfurt: Nose Gear Boeing 787 Dreamliner Lufthansa Ambruk di Gerbang Bandara

Kabar mengejutkan datang dari Bandara Frankfurt, Jerman. Sebuah pesawat badan lebar (widebody) terbaru milik maskapai Lufthansa mengalami insiden serius saat bersiap di gerbang keberangkatan (gate). Roda pendarat bagian depan (nose landing gear) pesawat Boeing 787-9 Dreamliner tersebut tiba-tiba ambruk ketika pesawat sedang dipersiapkan untuk penerbangan jarak jauh menuju Los Angeles, Amerika Serikat. Beruntung, saat peristiwa itu terjadi, proses pemuatan penumpang (boarding) belum dimulai sehingga tidak ada penumpang di dalam kabin, meskipun beberapa awak pesawat dan staf darat dilaporkan mengalami cedera akibat guncangan mendadak tersebut. Insiden ini menimpa pesawat Dreamliner baru milik Lufthansa dengan nomor registrasi D-ABPQ pada Kamis siang, sekitar pukul 12.45 waktu setempat. Akibat ambruknya nose gear, penerbangan transatlantik menuju Los Angeles tersebut terpaksa dibatalkan seketika, dan seluruh penumpang yang telah menunggu di terminal langsung dialihkan (rebooked) ke penerbangan alternatif. Staf darat dan kru kabin yang berada di sekitar area pesawat saat kejadian langsung mendapatkan perawatan medis dari tim penyelamat bandara yang bergerak cepat ke lokasi kejadian. Otoritas penerbangan Jerman bersama tim teknis bandara kini tengah meluncurkan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kegagalan mekanis tersebut. Dugaan awal dari para ahli mengarah pada masalah penanganan di darat (ground handling), salah satunya adalah potensi kesalahan pemasangan atau kelalaian pada pin pengunci roda (downlock pin). Pihak pabrikan, Boeing, juga telah menyatakan komitmennya untuk membantu penuh proses penyelidikan guna memastikan apakah insiden ini murni akibat faktor operasional darat atau ada masalah teknis yang lebih kompleks. Di sisi lain, para pakar penerbangan memuji ketangguhan arsitektur desain Boeing 787 Dreamliner. Meski bagian hidung pesawat menghantam lantai apron dengan keras, struktur badan pesawat berhasil menahan beban sedemikian rupa sehingga kedua mesin jet raksasa yang berada di bawah sayap tetap menggantung aman dan sama sekali tidak menyentuh tanah. Hal ini meminimalkan potensi kerusakan struktural yang jauh lebih fatal maupun risiko kebakaran akibat kebocoran bahan bakar. Lufthansa mengonfirmasi bahwa mereka akan segera melakukan proses pengangkatan (lifting) badan pesawat dari area gate untuk dipindahkan ke hanggar perawatan. Pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan guna menghitung estimasi perbaikan yang diperlukan sebelum pesawat baru ini diizinkan kembali mengudara. Maskapai asal Jerman tersebut juga menegaskan bahwa insiden ini bersifat terisolasi dan diperkirakan tidak akan berdampak luas pada operasional armada Dreamliner mereka yang lain.
Kian Mewah, Kabin First Class Allegris Lufthansa Sukses Sabet Red Dot Award 2026

KAI Bakal Gunakan Teknologi Ini untuk Cegah Terjadinya Tabrakan!

Peristiwa maupun kejadian hal tidak diduga tentu terjadi di semua transportasi termasuk kereta api. Kejadian atau insiden yang tidak diinginkan tersebut kerap kali harus meningkatkan kewaspadaan setiap perjalanan. Karena peristiwa tersebut terjadi tak mengenal waktu dan lokasi. Berbagai upaya untuk mencegah terjadi insiden atau kejadian di luar dugaan tentunya dilakukan agar perjalanan kereta api tetap menjadi aman dan nyaman kepada para penumpangnya. Setelah peristiwa antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) yang sangat memilukan tersebut, tentunya berbagai teknologi untuk melakukan pencegahan hal tersebut tidak terjadi, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) melakukan evaluasi besar yang signifikan. Informasi ini telah dibicarakan ke berbagai pihak yang menyangkut pada sistem transportasi Indonesia. Ya, KAI kedepannya tengah menyiapkan penerapan teknologi baru untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, dan mencegah risiko tabrakan antar kereta. Teknologi tersebut ialah Automatic Train Protection (ATP), sistem yang memungkinkan pengawasan dan proteksi perjalanan kereta dilakukan secara otomatis. Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin mengatakan, saat ini lapisan perlindungan terakhir dalam operasional kereta konvensional masih berada di tangan masinis. Karena itu, perseroan mulai merencanakan penerapan teknologi yang dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap potensi kecelakaan. Menurutnya, sekarang proteksi dari perjalanan kereta last protection-nya, atau last defense-nya itu ada di masinis. Tapi jika dilihat untuk kereta LRT itu terdapatt sistim GoA (Grade of Automation) 3, di mana komputer yang melakukan proteksi dari potensi tabrakan kereta. Bobby menjelaskan, terdapat dua pendekatan teknologi yang saat ini dipertimbangkan KAI. Pertama adalah teknologi konvensional atau legacy system yang mengandalkan perangkat di jalur rel (wayside) dan perangkat di kereta (onboard). Dalam sistem tersebut, sensor dipasang baik pada rangkaian kereta maupun di sepanjang jalur rel untuk memantau posisi dan pergerakan kereta secara real time. Selain sistem konvensional, KAI juga mempertimbangkan penggunaan teknologi yang lebih mutakhir berbasis satelit dan komunikasi nirkabel. Teknologi tersebut dikenal sebagai Future Railway Mobile Communication System (FRMCS), yang mulai dikembangkan di berbagai negara sebagai generasi baru sistem komunikasi perkeretaapian.
Mengenal Sistem Persinyalan Kereta Api di Indonesia, Ini Cara Kerjanya

Pengguna KA Argo Merbabu Meningkat Selama 3 Tahun Terakhir, Ternyata Ini Keunggulannya

Meskipun perjalanan kereta api Jakarta – Semarang maupun sebaliknya cukup banyak pilihan, namun keinginan masyarakat untuk menggunakan perjalanan tersebut tentu menentukan yang baik dan nyaman. Beberapa kereta api unggulan yang berkelas melintasi Kota Semarang sudah terlihat bahkan di rasakan penumpang sendiri dengan pelayanan dan fasilitas yang sangat baik. Namun, yang satu ini ternyata masyarakat juga antusias menggunakan kereta api yang satu ini. Ya, Kereta Api (KA) Argo Merbabu ternyata menjadi favorit masyarakat dari Jakarta menuju Semarang maupun sebaliknya. Meski tak menggunakan rangkaian stainless steel bahkan New Generation sekalipun. KA Argo Merbabu mampu menarik perhatian masyarakat untuk waktu tempuh yang relatif cepat. Kecepatan untuk KA Argo Merbabu ini pun setara dengan kereta api lainnya yang melintasi jalur lintas utara. Kereta api ini terus menunjukkan tren positif sejak mulai beroperasi pada Juni 2023. Layanan kereta api yang menghubungkan Semarang dan Jakarta tersebut tercatat telah mengangkut lebih dari 462.000 pelanggan dalam tiga tahun terakhir dengan jumlah pengguna yang terus meningkat setiap tahun. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api untuk perjalanan jarak jauh, terutama karena faktor kenyamanan, ketepatan waktu, dan efisiensi. Tak hanya itu KA Argo Merbabu menjadi salah satu layanan unggulan yang menghubungkan Jakarta dengan Semarang dan sebaliknya. KA Argo Merbabu melayani perjalanan pulang-pergi relasi Semarang Tawang – Gambir melalui jalur pantura menggunakan rangkaian Eksekutif New Image. Kereta tersebut menempuh perjalanan sekitar 5 jam 20 menit dengan kecepatan operasional hingga 120 kilometer per jam dan beroperasi tiga kali sehari dari masing-masing kota. Dalam satu rangkaian, kereta menyediakan 450 tempat duduk yang terdiri atas sembilan kereta kelas eksekutif, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit listrik. Dari data yang diterima KAI Daop 4 Semarang menunjukkan jumlah penumpang KA Argo Merbabu mengalami peningkatan signifikan sejak awal operasional. Pada 2023, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 42.253 orang. Angka tersebut meningkat menjadi 85.449 pelanggan pada 2024. Lonjakan terbesar terjadi pada 2025 dengan jumlah pelanggan mencapai 230.669 orang. Sementara hingga Mei 2026, jumlah pelanggan sudah mencapai 104.327 orang dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga akhir tahun. Tentunya, dengan tren pertumbuhan pelanggan yang terus meningkat, KA Argo Merbabu diharapkan semakin berperan sebagai tulang punggung transportasi antarkota yang mendukung mobilitas masyarakat antara Semarang dan Jakarta. KAI pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kenyamanan, keselamatan, ketepatan waktu, maupun kemudahan akses layanan.
KAI Luncurkan Entertainment on Board Gratis di KA Taksaka, Syaratnya Harus Aktifkan “Flight Mode” di Ponsel

Hub Udara Teluk Membara: Menakar Kapasitas dan Nilai Strategis Bandara Internasional Kuwait

Eskalasi situasi keamanan di kawasan Teluk kembali memuncak setelah beredarnya laporan mengenai serangan udara yang menyasar infrastruktur strategis di Kuwait. Di tengah ketegangan geopolitik regional yang melibatkan dinamika keamanan udara, Bandara Internasional Kuwait (Kuwait International Airport) mendadak menjadi pusat perhatian global. Sebagai pintu gerbang utama negara tersebut, bandara ini bukan sekadar episentrum transportasi sipil, melainkan aset nasional dengan nilai strategis luar biasa tingginya. Menilik signifikansi posisinya di peta penerbangan Timur Tengah, mengulas rekam jejak pembangunan serta kapabilitas infrastruktur bandara ini menjadi sangat krusial guna memahami seberapa besar dampak yang ditimbulkan terhadap konektivitas internasional di wilayah Teluk. Sejarah pembangunan Bandara Internasional Kuwait merekam perjalanan panjang modernisasi negara kaya minyak tersebut yang dimulai sejak era pasca-Perang Dunia II. Operasi penerbangan komersial di Kuwait pertama kali dirintis pada kurun waktu 1927 hingga 1928 melalui pangkalan udara darurat di wilayah Dasman, sebelum akhirnya dipindahkan ke pangkalan Al-Nuzha pada tahun 1947. Guna mengakomodasi era jet yang tumbuh masif, pemerintah Kuwait secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan bandara di lokasi yang digunakan saat ini, sekitar 15,6 kilometer di selatan Kota Kuwait, pada awal dekade 1960-an. Arsitektur ikonik bandara ini mulai terbentuk nyata pada tahun 1979 melalui peresmian Terminal 1 yang mengusung desain futuristik menyerupai pesawat terbang hasil rancangan arsitek kenamaan asal Jepang, Kenzo Tange. Sempat mengalami kerusakan parah dan penjarahan materiil secara masif selama periode invasi Irak pada tahun 1990, pemerintah Kuwait berhasil melakukan pemugaran total berskala besar pasca-pembebasan negara guna mengembalikan fungsi bandara sebagai urat nadi ekonomi nasional. Dalam hal fasilitas utama, Bandara Internasional Kuwait ditopang oleh kompleks terminal penumpang dan infrastruktur landasan pacu yang mumpuni untuk melayani maskapai global. Struktur operasional utama saat ini bertumpu pada Terminal 1 yang melayani mayoritas penerbangan internasional, Terminal 4 yang dibangun khusus sebagai pangkalan eksklusif bagi maskapai bendera nasional Kuwait Airways, serta Terminal 5 yang didedikasikan untuk maskapai berbiaya hemat Jazeera Airways. Untuk memfasilitasi pergerakan pesawat berbadan lebar (wide-body) segelintir Airbus A380 maupun Boeing 777, bandara ini dilengkapi dengan dua landasan pacu paralel utama yang memiliki panjang masing-masing 3.400 meter dan 3.500 meter, lengkap dengan sistem instrumen pendaratan canggih (Category II/III Instrument Landing System) guna menjamin keselamatan navigasi dalam kondisi cuaca buruk atau badai pasir yang kerap melanda wilayah gurun. Kapasitas penampungan penumpang di Bandara Internasional Kuwait saat ini berada dalam fase transisi masif menuju angka yang jauh lebih besar. Kompleks Terminal 1, 4, dan 5 secara akumulatif dirancang untuk menangani pergerakan sekitar 15 hingga 17 juta penumpang per tahun, sebuah angka yang kerap mengalami tekanan overcapacity akibat pertumbuhan volume perjalanan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Demi mengantisipasi lonjakan tersebut, pemerintah Perancis dan Kuwait mengawasi proyek megah pembangunan Terminal 2 baru rancangan biro arsitek Foster + Partners yang mengusung konsep ramah lingkungan dengan target kapasitas tambahan mencapai 25 juta penumpang per tahun. Melalui kombinasi infrastruktur eksisting dan proyek ekspansi bernilai miliaran dolar tersebut, Bandara Internasional Kuwait sejatinya dipersiapkan untuk menjadi hub dirgantara raksasa yang mampu menampung total hingga 50 juta penumpang per tahun, menjadikannya benteng transportasi strategis yang sangat vital bagi stabilitas ekonomi Teluk.
Bukan Hanya Kuwait, Inilah Negara-negara yang Berlakukan Visa Transit Meski Penumpang Tak Keluar Bandara

Wow! Ada Layanan Dining Car di Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung

Untuk menghadirkan kenyamanan kepada para penumpang kereta cepat Whoosh, mulai 4 Juni 2026, KAI Services menghadirkan layanan dining car di kereta cepat Whoosh. Dengan Kehadiran dining car ini, penumpang dapat menikmati sajian menu kuliner kereta seperti saat melakukan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh (KAJJ). Layanan dining car pada kereta cepat Whoosh dirancang sebagai social hub yang dinamis. Menawarkan kenyamanan bagi penumpang untuk berinteraksi sambil menikmati beragam pilihan sajian selama dalam perjalanan. Menu-menu yang disajikan di Dining Car merupakan produk ready-to-eat, fresh meal & beverages yang dapat dinikmati dalam waktu tempuh yabg singkat, Jakarta-Bandung pulang pergi (PP). Beberapa menu yang bisa menjadi pilihan untuk penumpang kereta cepat Whoosh antara lain cuank enak, nasi kare ayam, dan nasi ayam Taliwang. Juga ada berbagai makanan ringan yang cocok untuk disantap secara cepat dalam perjalanan singkat seperti grill sosis, roti sisir dan juga roti bolen. Bisa juga makan tersebut dijadikan untuk oleh-oleh. Sementara untuk minuman tersedia minuman hangat seperti teh premium, cokelat panas, wedang teh jahe, dan cappuccino. Serta minuman dingin seperti matcha, choco mint, americano juga cold brew dan masih banyak lagi. Direktur Bisnis Konsumer KAI Services, Lies Permana Lestari mengatakan bahwa makanan dan minuman yang disajikan di kereta cepat Whoosh sangat berkualitas. “KAI Services mulai mengelola Dining Car Whoosh Kamis, 4 Juni 2026 dengan menyajikan makanan minuman yang berkualitas dengan jenis varian beragam yang cocok dinikmati dalam perjalanan singkat namun tetap nikmat,”. Tak hanya itu, Lies menuturkan bahwa KAI Services terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Termasuk juga dari sisi dining bar attendant nya. “Kali ini KAI Services hadir di kereta cepat Whoosh lewat layanan dining car. Dalam dining car ini, penumpang akan dilayani oleh dining bar attendant yang berpengalaman untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang yang ingin menikmati sajian makanan yang dapat dinikmati dalam waktu singkat,” tutur Lies. “Kini penumpang kereta cepat Whoosh dapat menikmati menu-menu yang ready to eat, fresh meal & beverage seperti grill sosis dan aneka jenis roti. Ditemani teh premium, cappuccino atau beberapa minuman dingin seperti choco-mint, bahkan americano dingin yang saat ini sedang digemari, dalam perjalanan dengan kecepatan 350 km/jam,” ungkap Lies. Kehadiran produk-produk KAI Services di dining car kereta cepat Whoosh juga menjadi solusi bagi para pekerja pengguna kereta cepat Whoosh yang sering bolak balik Bandung – Jakarta dan tidak sempat membeli makanan. “Sekarang mereka dapat menikmati beberapa menu makanan dan minuman khas yang juga tersedia di kereta makan KAJJ di dining car Whoosh sambil menikmati perjalanan yang tidak terlupakan,” tutup Lies.
Mewah Maksimal! 3 Layanan Kereta Makan Terbaik KAI yang Wajib Dicoba

KAI Bakal Ganti Lokomotif Baru yang Bisa Menerima Bahan Bakar B50, Ini Alasannya

Perjalanan kereta api di Indonesia saat ini sudah semakin sering menarik rangkaian yang lebih besar. Seperti halnya pada angkutan logistik yaitu peti kemas yang tentu saja semakin banyak perusahaan yang melirik untuk menggunakan angkutan berbasis rel ini. Di samping itu pula, lokomotif penarik yang digunakan saat ini harus memenuhi kelayakan operasional dan tidak mengalami gangguan. Saat ini sejumlah lokomotif yang dikelola PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) selalu melakukan tahap pengecekan sebelum dioperasionalkan. Pengecekan harian yang dilakukan tentu di setiap depo lokomotif di sejumlah wilayah Jawa dan Sumatra. Namun jika sudah waktunya untuk masa pemeliharaan terbesar tentu lokomotif tersebut dilakukan pengecekan bahkan penggantian suku cadang di balai yasa. Beragam lokomotif yang menarik rangkaian kereta api baik angkutan barang maupun penumpang tentu berbeda-beda usianya. Bahkan ada pula lokomotif yang sudah berusia puluhan tahun masih tetap beroperasi hingga kini. Maka dari itu. PT KAI nantinya secara bertahap akan mengganti lokomotif-lokomotif yang sudah berdinas lama dengan lokomotif baru seperti CC201. KAI punya rencana untuk memesan unit lokomotif baru dengan spesifikasi dapat menerima bahan bakar Biodiesel dengan campuran 50 (B50) dari PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA. Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, kebutuhan regenerasi armada sudah mendesak mengingat usia lokomotif CC201 yang kini rata-rata mendekati setengah abad. Menurutnya, saat ini ada 151 lokomotif seri CC201 yang rata-rata dioperasikan sejak tahun 1977. Pada tahun tersebut B50 masih belum bisa diterima, karena teknologi biodiesel pada tahun 1977 belum ada. Selain tidak dirancang untuk penggunaan bahan bakar biodiesel B50, lokomotif-lokomotif tersebut juga semakin sering mengalami gangguan operasional. Berbagai gangguan juga sudah sering dijumpai, sehingga KAI merencanakan melakukan penggantian dari 151 unit lokomotif ini. Bobby mengharapkan produksinya tersebut dihasilkan dari PT INKA. KAI menargetkan, lokomotif pengganti memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibanding armada saat ini. Salah satunya melalui peningkatan beban gandar (axle load) dari 15 ton menjadi 18 ton. Dengan spesifikasi baru tersebut, kapasitas angkut lokomotif diproyeksikan meningkat signifikan. Namun, peningkatan kapasitas lokomotif juga menuntut penguatan infrastruktur jalur kereta api. Karena itu, KAI menyiapkan program peningkatan jaringan rel dan struktur pendukung di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Jika KAI melakukan upgrade terhadap jaringan kereta atau rel keretanya di 275 bangunan hikmat, estimasi biayanya sekitar Rp200 miliar yang sedang dikerjakan dari 2026 ini sampai dengan 2027. Sehingga nanti di tahun 2027, lokomotif baru yang axle load-nya 18 ton itu sudah bisa beroperasi di Jawa. Sebelumnya, KAI aktif membeli lokomotif-lokomotif kereta api dari perusahaan Amerika Serikat. Misalnya Lokomotif CC206 produksi dari perusahaan General Electric (GE) Transportation, AS. Bukan hanya itu, KAI juga memesan CC205 yang memiliki identitas EMD GT38AC dari Progress Rail, Amerika Serikat.
Campuran Bahan Bakar Sawit ke Lokomotif dan Kereta Pembangkit Sudah Digunakan, Ternyata Ini Hasilnya

Seulawah Airlines: Inilah Maskapai Swasta Pertama di Indonesia!

Jika Anda ditantang untuk menyebutkan maskapai swasta yang ada di Indonesia, mungkin nama Lion Air akan menjadi jawaban paling populer yang Anda sebutkan saat ini. Namun apabila pertanyaannya diubah menjadi, “apakah maskapai swasta pertama yang ada di Indonesia?”, dapatkah Anda menjawabnya dengan tepat? Sebagai clue, maskapai ini didirikan pada tahun 1968 – jauh sebelum Lion Air berdiri pada 19 Oktober 1999. Baca Juga: Philippine Airlines – Maskapai Tertua di Asia dan Pertama yang Lintasi Samudera Pasifik Ternyata, maskapai swasta pertama yang ada di Indonesia ini muncul ketika pemerintah mengeluarkan regulasi yang memberikan kesempatan pada pihak swasta untuk menyelenggarakan usaha angkutan udara untuk umum dan nama maskapai swasta yang pertama di Indonesia adalah Seulawah Airlines. Maskapai ini sendiri didirikan oleh Dharma Putra Kostrad dengan Presiden Komisarisnya kala itu ialah Mayjen Sofyar dan jabatan General Manager diduduki oleh Captain Oediono. Kantor pusat dari Seulawah Airlines sendiri tercatat berada di Medan, dengan rute-rute penerbangan yang dilayani adalah kota-kota di Sumatera dan satu kota di Pulau Jawa yaitu Jakarta. Kendati baru hanya menggunakan dua pesawat saja – Convair turboprop dengan kapasitas 50 tempat duduk dan Dakota dengan kapasitas 26 tempat duduk, namun kala itu nama Seulawah Airlines cukup disegani oleh banyak pihak karena perkembangannya yang bisa dibilang cukup pesat. Sebelum membahasnya lebih jauh, patut Anda garis bawahi bahwa maskapai ini bukanlah Seulawah yang tercatat sebagai pesawat kenegaraan pertama Tanah Air dengan nomor registrasi PK-RI 001 yang dioperasikan oleh Indonesia Airlines, ataupun Seulawah Air yang juga didirikan oleh Kostrad, atau bahkan Seulawah NAD Air yang didirikan oleh pemprov Nanggroe Aceh Darussalam. Satu faktor yang cukup mendompleng popularitas dari Seulawah Airlines adalah defisit keuangan, manajemen, hingga sejumlah masalah lain yang dihadapi oleh Garuda Indonesian Airways dan Merpati Nusantara Airlines (dua maskapai yang kala itu merajai pasar kedirgantaraan nasional). Karena kedua rivalnya ini tengah mengalami problematikanya masing-masing, maka Seulawah Airlines muncul sebagai kuda hitam yang ternyata berhasil mencuri ceruk pasar. Namun sayang, kemunduran dari Seulawah Airlines baru dialami ketika pada tahun 1972 saat Menteri Perhubungan Frans Seda mengeluarkan regulasi tentang industri angkatan udara, terutama masalah rute. Maskapai swasta tidak diperbolehkan membuka rute di Ibu Kota provinsi – dimana rute-rute tersebut hanya bisa dilayani Garuda dan Merpati. Baca Juga: Ternyata, Boeing dan United Airlines Dulu Adalah Satu Perusahaan, Lho! Padahal, kala itu, Seulawah Airlines baru investasi pesawat Vicker dan Viscon bermesin empat yang tidak mungkin beroperasi di bandara-bandara kecil – harus di kota besar. Belum lagi keuangan Seulawah yang terkuras untuk kegiatan politik oleh Presiden Komisarisnya yang saat itu berafiliasi dengan salah satu partai politik kenamaan Indonesia. Maka perlahan-lahan Seulawah Airlines pun menurun hingga akhirnya berhenti beroperasi sama sekali.

Ugal-ugalan dan Setel Musik Keras Kode Ada Pencopet di Bus AKAP?

Setiap pelancong berhak memilih kendaraan untuk mereka pergi menikmati perjalanan. Apa lagi pelancong memiliki waktu yang cukup banyak sehingga bisa memilih bus untuk tiba di tujuan mereka. Bus antar kota antar provinsi (AKAP) menjadi pilihan lain selain kereta karena tarifnya yang tidak berbeda jauh dengan kereta. Baca juga: Inilah Parade PO Bus AKAP yang Usianya Tembus Setengah Abad Bahkan ini lebih memudahkan pelancong, karena biasanya bus bisa berhenti di dekat atau tepat tujuan. Meski begitu, sebagai seorang penumpang, Anda juga harus memerhatikan barang bawaan. Sebab dengan menumpang di bus AKAP, tak jarang aksi pencopetan bisa terjadi. KabarPenumpang.com merangkum berbagai laman sumber, meski aksi pencopetan menakutkan, nyatanya pengemudi dan kru bus memiliki kode tertentu agar para penumpang mereka tetap aman dan nyaman dalam perjalanan tersebut. Beberapa pecinta bus atau biasa disebut anggota bus mania mengatakan ada beberapa kode yang diberikan pengemudi dan kru bus AKAP saat melihat kelompok pencopet. Grandy Rizky Wahyudi mengatakan, pengemudi bus akan mengemudi dengan ugal-ugalan. Bahkan akan menyetel musik dengan keras dan membuat penumpang tidak nyaman dengan perilaku mereka bahkan protes karena hal itu. “Kode saat ada komplotan copet beraksi, bisa dengan mengemudi sedikit ugal-ugalan hingga menyetel musik keras-keras,” katanya. Hal yang sama juga dikatakan oleh Dimas Raditya dan menyebutkan ini adalah agar penumpang tetap waspada. Dimas mengatakan, dengan gaya mengemudi yang kasar tadi, lalu volume musik yang keras, membuat penumpang tidak nyaman. Sehingga dengan begitu, penumpang tidak bisa beristirahat. “Penumpang jadi enggak nyaman, jadi siaga terus,” kata Dimas. Bila penumpang terus siaga, tentu saja ruang gerak pencopet jadi lebih sempit. Dengan begitu, jika sudah mengetahui kode-kode ini, penumpang bisa lebih siaga mengamankan barang bawaannya. Baca juga: PO Bus AKAP Lakukan Sistem Borongan, Ternyata Berdampak Negatif Kenapa tidak langsung ditindak? Biasanya selain kerap bekerja bergerombol, profesi yang bekerja dalam diam dan tidak membutuhkan perhatian orang lain tersebut juga seringkali membawa senjata tajam kecil.

Rasakan Sensasi Perjalanan Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Dunia Lintasi 13 Negara

Merasakan sensasi perjalanan kereta api, tentunya penumpang bisa melihat berbagai hal yang ditemukan. Ditambah lagi jika ditambah dengan kenyamanan selama perjalanan tentu sudah menjadi keharusan bagi penumpang yang diutamakan karena sebagai prioritas utama. Di Indonesia sendiri, perjalanan kereta api terpanjang saat ini diraih oleh Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres. Kereta api tersebut melewati rute sejauh 1.031 kilometer. Nah, lalu bagaimana dengan rute kereta api terpanjang di dunia? Tentunya dengan jarak tempuh yang sangat jauh apalagi hingga mencetak rekor perjalanan kereta api terpanjang bahkan rute terjauh di dunia, masyarakat bisa merasakan sensasi yang lebih lama lagi. Biasanya hal tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat yang gemar traveling melintasi berbagai negara. Selama berada di atas kereta, tentunya bisa melihat pemandangan indah dari balik jendela, melihat pergantian waktu di sepanjang perjalanan, hingga fasilitas lengkap dan nyaman, tentu menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan dalam sejarah kehidupan. Ya, di jalur yang tercatat sebagai perjalanan terpanjang di dunia ini menghubungkan negara dari Portugal hingga Singapura. Sebuah perjalanan kereta api baru terpanjang di dunia telah tercipta. Jalur perjalanan kereta tersebut bisa berlangsung selama 21 hari dan melewati 13 negara. Rute perjalanan tersebut mencakup jarak yang luar biasa, yakni hingga lebih dari 18.600 kilometer dan dioperasikan oleh beberapa perusahaan kereta api. Jalur kereta api ini terbentang dari Portugal hingga ke Cina, dan berakhir di Singapura. Para pelancong dapat melintasi berbagai perbatasan sambil singgah di beberapa tempat spektakuler di sepanjang perjalanan. Perjalanan berangkat dari Lagos di Portugal yang merupakan sisi barat Bumi, kemudian kereta melaju menuju ibu kota Portugal, Lisbon, lalu ke Basque, Spanyol. Kereta kemudian melanjutkan perjalanan melalui Perancis, Rusia, Cina, Vietnam, dan Thailand sebelum akhirnya tiba di Singapura. Di sepanjang perjalanan, layanan ini berhenti di beberapa kota paling ikonik di dunia, termasuk Paris, Moskow, Beijing, dan Bangkok. Bagian perjalanan terpanjang adalah selama 40 jam dari Paris ke Moskow. Meskipun bagian perjalanan ini panjang, terdapat 11 pemberhentian yang memberikan banyak kesempatan bagi penumpang meregangkan kaki. Para pelancong juga dapat menikmati menginap semalam di destinasi-destinasi di sepanjang rute, turun dari kereta untuk menjelajah. Tarif keseluruhan sekitar 1.006 poundsterling atau setara dengan Rp24,1 juta yang sebanding dengan biaya penerbangan dari Portugal ke Singapura. Namun perjalanan ini membutuhkan perencanaan yang jauh lebih matang daripada penerbangan dan melibatkan banyak pemberhentian tambahan. Tertarik mencoba?
Graceful Super Express, Cikal Bakal Layanan Kereta Jarak Jauh Tokyo-London