Nyaris 54 Tahun, Ini Pesawat Komersial Aktif Tertua di Dunia

0
Pesawat komersial aktif tertua di dunia, DC-9, yang dioperasikan maskapai Meksiko Aeronaves TSM. Foto: Getty Images

Meski pesawat terbaru dengan sederet fitur canggih di kokpit maupun kabin penumpang diburu maskapai. Tetapi, di seantero dunia masih ada maskapai yang mengoperasikan pesawat tua. Bahkan, salah satu maskapai di Benua Amerika masih mengoperasikan pesawat yang nyaris berumur 54 tahun. Luar biasa, bukan?

Baca juga: Setelah 68 Tahun Beroperasi, Pesawat Convair 580 Air Chathams Akhirnya Pensiun

Menurut data dari ch-aviation.com, pesawat komersial aktif tertua di dunia saat ini dioperasikan oleh maskapai Meksiko Aeronaves TSM. Maskapai charter dan kargo ini diketahui memiliki 11 pesawat McDonnell Douglas DC-9.

Seluruh pesawat twin jet yang mesinnya terletak di bagian belakang ini diketahui buatan akhir 1960-an dan awal 1970-an. Pesawat tertua teregistrasi sebagai XA-TIG, berusia 53,93 tahun. Pesawat ini akan merayakan 54 tahun sepak terjangnya di udara pada bulan September mendatang.

Sejak pertama kali selesai dibuat, pesawat itu terbang melayani penumpang bersama Texas International dan Air National dari 1967 hingga 1984, sebelum diubah menjadi konfigurasi kargo setelahnya dan bergabung dengan Aeronaves TSM pada tahun 2017.

Selain McDonnell Douglas, Boeing juga mempunyai pesawat tertua di dunia yang masih aktif beroperasi, meskipun di luar layanan komersial. Masih menurut ch-aviation.com, Boeing 737-200 yang diregistrasi sebagai FAP354 tercatat sebagai pesawat tertua di dunia yang berusia 51,64 tahun.

Sama seperti DC-9, pesawat yang dioperasikan oleh Fuerza Aérea del Per (Angkatan Udara Peru) ini awalnya melayani penerbangan penumpang bersama Aer Lingus sejak tahun 1970. Selain Boeing 737-200, Angkatan Udara AS juga tercatat masih mengoperasikan pesawat tua Boeing 707-300 berusia lebih dari 50 tahun.

Di kelas pesawat regional, ‘Twin Otter’ de Havilland Canada DHC-6-300 menjadi pesawat komersial aktif tertua di dunia, dimana yang paling tua teregistrasi sebagai F-OIJI, sudah berusia 51,62 tahun. Saat ini, maskapai masih rutin terbang bersama Air Loyauté di Kaledonia Baru.

Pesawat tercatat mulai masuk tahun layanan di Australia sebelum keliling dunia dengan beberapa maskapai berbeda dan jatuh ke tangan Air Loyauté pada tahun 2009.

Sebetulnya, gelar pesawat komersial aktif tertua di dunia bisa saja dipegang oleh Convair 580 Air Chathams yang berusia sekitar 68 tahun (buatan tahun 1953).

Sayangnya, tiga pesawat yang dimiliki maskapai asal Selandia Baru itu dipastikan pensiun tahun ini. Meski begitu, bila ditanya maskapai komersial aktif tertua di dunia saat ini, tentu Convair 580 adalah jawabannya.

Selain itu, untuk pesawat aktif tertua di dunia, di luar layanan komersial, bila menurut ch-aviation.com dipegang oleh Boeing 737-200 Fuerza Aérea del Per, maka, menurut sumber lain, bisa saja itu diraih oleh McDonnell Douglas DC-3. Sampai tahun 2017 lalu, masih ada sekitar 2.000an pesawat yang aktif melayani penerbangan komersial di seluruh dunia.

Baca juga: Hawker Siddeley 748 Air North Pensiun Setelah 51 Tahun Mengudara! Masih Ragukan Pesawat Tua?

Sayangnya tak ada data yang memastikan berapa pesawat dari jumlah tersebut yang masih aktif beroperasi.

Andai ada satu saja pesawat yang masih aktif beroperasi, itu akan jadi pesawat aktif tertua di dunia, mengingat pesawat tersebut sudah stop produksi pada dekade 50-an. Itu berarti pesawat DC-3 yang masih aktif beroperasi saat ini berusia sekitar 60-70 tahunan.