Nyaris Bangkrut, Thai Airways Mulai Bangkit! Kini Terbang ke 10 Negara

0
Thai Airways mulai bangkit setelah lama digadang hampir bangkrut. Foto: businesstraveller.com

Sambil terus menjalani proses anti bangkrut di Pengadilan Kepailitan Bangkok, Thai Airways mulai serius menghadapi masa depan industri penerbangan. Belum lama ini, maskapai nasional Thailand itu dilaporkan mulai menerbangi 13 bandara di 10 negara sampai akhir September tahun ini.

Baca juga: Demi ‘Bertahan Hidup,’ Thai Airways Jual Makanan Khas Pesawat di Supermarket

Dilansir dari Simple Flying, 13 bandara di 10 negara itu mulai dari Filipina, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Australia, Inggris, Perancis, Jerman, Swiss, dan Denmark, direct baik dari Bangkok ataupun Phuket.

Penerbangan antara Phuket dan Eropa akan beroperasi setiap pekan. Empat penerbangan internasional sejauh ini sudah ada dalam jadwal, termasuk layanan mingguan Bangkok – Phuket – London (LHR), Bangkok – Paris (CDG) – Phuket – Bangkok, Bangkok – Zurich (ZRH) – Phuket – Bangkok, dan Bangkok – Phuket – Frankfurt (FRA).

Itu semua merupakan bagian dari program mendukung Project Sandbox, sejenis program Vaccine Tourism Hub atau pusat hub vaksinasi bagi wisatawan di Thailand tanpa perlu menjalani karantina mandiri terlebih dahulu; sesuatu yang hampir mustahil dilakukan di luar Project Sandbox Thailand.

Thai Airways diketahui juga melayani penerbangan dua kali dalam sepekan, antara Bangkok dan London, Bangkok dan Frankfurt, serta Bangkok dan Kopenhagen (CPH). Penerbangan Kopenhagen dan Frankfurt didapuk menggunakan pesawat Airbus A350-900 Thai Airways, sementara penerbangan ke London menggunakan Boeing 777-300ER.

Thai Airways juga menggencarkan penerbangan ke Asia. Salah satunya ke Jepang. Bila Eropa satu sampai dua flight dalam sepekan, penerbangan ke Jepang bahkan sampai 14 kali dalam sepekan. Disebutkan, penerbangan ke Nagoya dan Tokyo Haneda masing-masing akan dilayani dua kali dalam sepekan dari Bangkok.

Sedangkan penerbangan antara Bangkok dan Osaka akan ditawarkan sebanyak empat kali dalam sepekan serta penerbangan antara Bangkok dan Tokyo Narita akan beroperasi enam kali dalam sepekan.

Penerbangan ke Seoul dan Manila dari Bangkok akan dioperasikan Thai Airways tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat Boeing 777-300ER. Itu jauh lebih banyak dibanding penerbangan Bangkok-Sydney yang hanya dioperasikan dua kali dalam sepekan menggunakan pesawat yang sama.

Baca juga: Flight To Nowhere Ala Thai Airways, Terbang Sambil Ziarah ke 99 Tempat Suci Umat Buddha

Yang paling tinggi tentu penerbangan Thai Airways ke Hong Kong, dimana penerbangan tersedia setiap hari dalam sepekan menggunakan pesawat Airbus A350-900.

Dibandingkan dengan masa-masa sebelum Thai Airways krisis, penerbangan ke 13 bandara di 10 negara tersebut tentu tak ada apa-apanya. Tetapi, langkah ini tentu merupakan awal yang baik dalam upaya menghidupkan lagi bisnis maskapai yang sudah setahun lebih bak mati suri.