Dekorasi Bertuliskan “Hari Raya Aidilfitri” di MRT Viral, SBS Transit Meminta Maaf

0
Foto ucapan Idul Fitri di kereta MRT Singapura

Hari Raya Idul Fitri sudah lewat dua bulan lalu namun hiasan atau dekorasi bertuliskan “Hari Raya Aidilfitri” masih terpampang di salah satu kereta MRT Singapura tepatnya di Jalur Timur Laut. Karena hal ini, SBS Transit meminta maaf karena belum melepaskannya dari kereta tersebut.

Baca juga: Bawa Sepeda Besar, Penumpang MRT Singapura Viral di TikTok

Permintaan maaf tersebut diawali dari seorang penumpang Syed Mahdzar Al-Shahab yang sedang bepergian melalui kereta Jalur Timur Laut baru-baru ini ketika dia melihat beberapa stiker perayaan Hari Raya Aidilfitri menghiasi interior kereta.

“Ini karena kekhilafan. Sejak itu kami telah menghapus stiker yang sudah usang dan meminta maaf atas kesulitan yang ditimbulkan,” kata operator layanan kereta dan bus itu dalam sebuah posting di Facebook yang dikutip KabarPenumpang.com dari straitstimes.com (13/7/2021).

Adanya permintaan maaf SBS mengikuti postingan Facebook dari Syed yang menunjukkan adanya dekorasi itu. Syed mengatakan bahwa dirinya berada di kereta dan hiasan Idul Fitri ada di mana-mana.

“Serius, Aidilfitri? Saya tidak mencoba menjadi ahli, saya seorang Muslim dan kami baru saja melewati Aidilfitri pada bulan Mei! Jadi siapa pun yang memasang hiasan ini, saya harap Anda memeriksa kembali pekerjaan Anda lain kali. SBS Transit Ltd… Ini Aidiladha bukan Aidilfitri!?” tulis Syed di Facebook.

Namun sebelum postingan SBS tersebut tidak jelas dekorasi itu ketinggalan zaman atau merujuk pada festival Muslim lainnya yakni Hari Raya Aidiladha yang juga dikenal sebagai Hari Raya Haji. Hari Raya Haji, yang memperingati ketaatan Nabi Ibrahim kepada Tuhan melalui kesediaannya untuk mengorbankan putranya Ismail, jatuh pada 20 Juli tahun ini.

Dalam posting Facebook berikutnya, Syed Mahdzar juga menunjukkan bahwa dekorasi tersebut menampilkan sepeda, yang tidak memiliki hubungan yang jelas dengan makna keagamaan dari festival tersebut. Ini terjadi setelah insiden pada bulan Mei, ketika Asosiasi Rakyat meminta maaf karena menggunakan foto pernikahan pasangan Melayu/Muslim sebagai standee untuk dekorasi Hari Raya Aidilfitri tanpa izin mereka.

Baca juga: Di 2030, MRT Singapura Perpanjang Jaringan Hingga 360 Km, Bagaimana dengan MRT Jakarta?

Standee ditempatkan di Perumahan Dewan di Tiong Bahru dan membawa sebuah foto di mana pasangan itu mengenakan pakaian tradisional Melayu dengan elemen simbol pernikahan di samping platform dekoratif dan spanduk yang menggambarkan Melvin Yong, MP untuk Radin Mas, dan ucapan hari raya nya untuk warga.