Pakistan Klaim 200 Peziarah Sikh Tak Bisa Lalui Perbatasan India dengan Kereta

(Odishatv)

Sebanyak 200 peziarah Sikh asal Pakistan tak bisa melalui perbatasan India karena kereta mereka tak mendapatkan izin melintas. Padahal para peziarah tersebut akan menghadiri Jore Mela atau peringatan kematian Guru Arjun Dev Jee.

Baca juga: Jepang Rencanakan Bangun Proyek Kereta Cepat di 5 Kota India

Hal ini bahkan diklaim oleh pihak Pakistan pada Jumat (14/6/2019), dimana India menolak membiarkan kereta api melintasi perbatasan ke Lahore tepatnya di Stasiun Attari. Ketua Komite Sikh Gurdwara Parbhandhik (PSGPC) Pakistan Tara Singh mengatakan keputusan India telah mengecewakan komunitas Sikh di Pakistan.

Dilansir dari news18.com (15/6/2019) oleh KabarPenumpang.com, Amir Hashmi juru bicara Dewan Properti Evacuee Trust mengatakan, dalam perayaan tersebut Pakistan sudah mengeluarkan visa untuk 200 Sikh India untuk menghadiri Jore Mela dan akan tiba di Lahore dengan kereta api pada hari Jumat.

“Kami tetap berhubungan dengan pihak berwenang India di perbatasan mengenai membiarkan kereta api Pakistan melintasi perbatasan untuk memilih Yatris Sikh yang menunggu tetapi mereka jelas menolak,” klaim Hashmi.

Padahal kedutaan Pakistan telah mengeluarkan visa tujuh hari kepada 200 anggota Sikh untuk mengunjungi Lahore dan beberapa tempat suci Sikh lainnya di negara tetangga, termasuk Gurdwara Kartarpur Sahib. Namun, ternyata pemerintah India menolak untuk mengizinkan kereta Pakistan masuk wilayahnya untuk membawa Sikh Yatris.

Bahkan pemberitahuan tersebut pada pagi hari, dimana para peziarah diberitahu di stasiun kereta Attari bahwa tidak ada izin dari pemerintah India untuk mengizinkan kereta, datang dari Wagah, untuk memasuki stasiun. Sekretaris Jenderal Persatuan Akali Dal Paramjit Singh Jijani mengatakan, kereta tersebut adalah kereta khusus untuk mengangkut bhakta Sikh dari India.

Baca juga: Makan dan Minum Gratis di Kereta India Bila Tak Diberi Tagihan

Dalam hal penolakan tersebut, Hashmi mengatakan bahwa pihak berwenang India tidak memberikan alasan dari penolakan yang nereka lakukan.

“Kami telah memprotes keputusan India. Karena Komisi Tinggi Pakistan (di Delhi) telah mengeluarkan visa kepada 200 Sikh, tidak ada gunanya menghentikan mereka datang ke Lahore. Bahkan masalah ini akan menjadi masalah India, di tingkat pemerintah,” kata Hashmi. Sebagai informasi, India dan Pakistan beberapa lalu sempat bersitegang dalam insiden duel udara di wilayah udara Kashmir.