Pemuda Loncat ke Rel, Aktivitas di Stasiun Bawah Tanah Kanada Berhenti Sementara

0
(Edmonton Journal)

Seorang pemuda tertabrak Light Rail Transit (LRT) dan membuat layanan di Stasiun Bawah Tanah Churchill, Edmonton, Kanada, mengalami gangguan karena insiden tersebut. Operator LRT kemudian menggantinya dengan bus dan dijalankan antara stasiun LRT Central dan Stadion selaman penanganan.

Baca juga: Saat Kembang Api Beraksi, 60 Orang Tewas Tertabrak Kereta Saat Festival Dussehra

Seorang juru bicara kepolisian Cheryl Voordenhout mengatakan, insiden pemuda yang tertabrak kereta itu bukanlah tindakan kriminal. Pria tersebut diketahui sudah dibawa ke rumah sakit karena luka yang dideritanya.

“Enam regu kebakaran datang untuk menyelamatkan setelah mendapat telepon pukul 15.47 sore dan dikabarkan ada seorang yang terjebak di lintasan kereta api di stasiun,” ujar juru bicara pemadam kebakaran Edmonton Suzzette Mellado yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman edmontonjournal.com (20/11/2018).

Mellado sendiri mengatakan tidak mengataui secara jelas bagaimana pria muda tersebut terperangkap di rel dan tertabrak kereta. Juru bicara Kota, Rowan Anderson mengatakan, orang itu dengan sengaja melompat di depan kereta. Sebagai catatan, pada platform di stasiun bawah tanah tersebut memang tidak dilengkapi platform screen doors.

Diketahui insiden tertabraknya seorang pria muda tersebut terjadi pada Selasa, 20 November 2018 kemarin dan sempat menghentikan perjalanan kereta api. Kemudian setelah pria tersebut dievakuasi ke rumah sakit, layanan LRT di stasiun Churchill kembali pulih pukul 17.30 waktu setempat.

Beberapa waktu lalu juga jalur kereta di Stasiun Lonsdale, Adelaide, Australia harus menghentikan sementara layanannya antar Brighton dan Noarlunga Center. Hal ini dikarenakan dua orang usil yang mendorong sebuah mobil sedan saat kereta tengah berjalan lambat untuk berhenti di stasiun tersebut.

Baca juga: Adu Jotos Ketika Mabuk, Dua ‘Pegulat Amatir’ ini Nyaris Tertabrak Kereta!

Pelaku diperkirakan dua orang pria berusia 23 dan 21 tahun. Karena insiden ini, Adelaide Metro memperkirakan mengalami kerugian sekitar US$100 ribu atau sekitar dengan Rp1,4 miliar. Pihak Adelaide Metro juga mengatakan beberapa mobil di tempat parkir yang dekat stasiun juga telah dirusak dan pemilik telah melaporkan kepada pihak kepolisian.

Seorang penumpang bernama Sam Davies yang berada di kereta bagian depan mengatakan, peristiwa tersebut sangat menakutkan bagi masinis kereta api. Atas insiden ini, Menteri Transportasi Stephan Knoll mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan ulang terhadap desain stasiun kereta. Sebab platform kereta berada di tingkat yang sama dengan parkiran mobil.

Leave a Reply