Penasaran Berapa Pendapatan Awak Kabin? Hitung Pakai “Indirect Cost” Yuk!

0
Awak Kabin Cathay Pacific. Sumber: South China Morning Post

Menjadi awak kabin adalah pekerjaan yang banyak diidamkan oleh orang-orang di luaran sana. Selain karena mewajibkan memiliki penampilan yang sedap dipandang, soft skill serta tata krama dalam menghadapi penumpang juga patut dikuasai – terlepas dari pendapatan mereka yang ‘katanya’ berada di atas pegawai kantoran level basic.

Baca Juga: Lebih ke Seputar Armada, Inilah “Fleet Cost” di Sektor Penerbangan Komersial

Nah, menyinggung soal pendapatan dari seorang awak kabin, ternyata ini masuk ke dalam Indirect Cost yang harus dibayarkan oleh pihak maskapai. Seperti yang sudah disebutkan di artikel sebelumnya, Indirect Cost menjadi salah satu komponen pembentuk biaya pengoperasian penerbangan yang memegang presentase paling rendah, yaitu 3,64 persen. Jika dibandingkan dengan cost-cost lain, Indirect Cost ini lebih menitik-beratkan kepada service dari SDM di dalam sebuah penerbangan serta maintenance dari armada terkait.

Nah, bagi Anda yang masih penasaran dengan, “berapa sih gaji pokok seorang awak kabin?” atau “berapa sih gaji pokok seorang pilot?”, berikut  KabarPenumpang.com masih mengutip dari data rataan tahun 2017 salah satu maskapai kenamaan di Tanah Air yang didapatkan dari sumber terpercaya, akan mengulas soal rincian komponen yang ada di Indirect Cost.

Cockpit Crew Person: 2,56 persen
Cabin Crew Person: 0,86 persen
Aircraft Maintenance: 0,22 persen

Ya, Indirect Cost memang hanya terdiri dari tiga komponen saja – namun ini membawa dampak yang sangat besar pada implementasi pengoperasian sebuah rute penerbangan. Dari besaran presentase ini juga, dapat terlihat berapa besaran gaji pokok dari awak kabin dan awak kokpit.

Jika total cost dari maskapai tersebut berada di angka US$3,1 miliar, maka besaran Indirect Cost yang harus dibayarkan oleh pihak perusahaan adalah US$111,5 juta.

Baca Juga: Menilik Lebih Jauh “Direct Cost,” Komponen Pembentuk Biaya Operasi dalam Penerbangan

Memang, di dalam ketiga presentase tersebut masih ada penjabaran lebih detail lagi, seperti komponen pembangun dari presentasenya – mengingat apa yang diterima oleh para penerbang tidaklah melulu salary (gaji), masih ada keuntungan lain yang di dapat ketika mereka mengudara (tercantum di Direct Cost)

Jadi, semisal di maskapai tersebut mengoperasikan 100 awak kabin, berapa pendapatan dari masing-masing awak kabinnya? Anda hitung sendiri, ya!

Leave a Reply