Pengemudi Uber Mabuk, Penumpang Terpaksa Kemudikan Mobil Sampai Tujuan

Surya Oruganti dan pengemudi Uber tertidur di kursi penumpang (Daily Mail)

Baru-baru ini seorang penumpang India memesan Uber dari Bandara Internasional Bengaluru menuju rumahnya. Tapi sayangnya, bukannya duduk manis, pria tersebut harus mengemudikannya sendiri.

Baca juga: Akibat Kelelahan, Pengemudi Taksi Tidur, Penumpang Mengemudi Sendiri!

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman dailymail.co.uk (19/9/2018), bahwa pada kenyataannya pengemudi Uber pesanannya dalam keadaan mabuk. Awalnya sebelum naik ke mobil tersebut, Surya Oruganti, menyadari sesuatu hal yang janggal saat pengemudi bukan orang yang ada di foto pada aplikasi.

Tetapi kenyataan lainnya adalah mobil dan plat nomor yang akan dinaikinya sama dengan yang tertera pada aplikasi. Kemudian pria malang tersebut akhirnya memutuskan untuk tetap naik Uber itu.

Dalam perjalanan beberapa menit awal, dia merasakan sesuatu yang aneh dimana pengemudi Uber mabuk. Bahkan Surya akhirnya meminta pengemudi untuk berhenti dan bertukar tempat dengannya.

Hingga akhirnya Surya yang mengemudikan mobil itu sepanjang sisa perjalanannya menuju rumah. Karena kejadian ini, Surya mengunggah foto dirinya yang mengemudikan mobil dan pengemudi yang tidur disebelahnya melalui akun Twitter dan pesan tersebut tertuju pada Uber.

“Perjalanan kembali dari Bandara Bangaluru tidak seperti yang saya harapkan. Pengemudi itu mabuk dan mengantuk. Saya harus bertukar tempat dan saya berkendara sepanjang jalan pulang,” tulisnya kepada Uber melalui Twitter.

Bukan hanya foto pengemudi dan dirinya saja, tetapi Surya juga mengunggah video dan mengatakan “dia cukup mabuk untuk sadar ketika sedang direkam.” Adanya masalah ini, tim keamanan Uber bahkan tidak merespon selama 20 jam.

Namun saat merespon, pihak Uber mengatakan, pengemudi tidak boleh berkendara saat mabuk karena masalah keamanan. Dalam pernyataan pun Uber mengatakan, hal tersebut adalah insiden yang disesalkan dan memprihatinkan.

“Meskipun kami mengambil semua tindakan yang mungkin untuk memastikan bahwa pengemudi di belakang kemudi sesuai dengan orang yang ditampilkan di aplikasi, dalam kasus yang jarang terjadi, ketika ini tidak terjadi, kami mendorong pengendara untuk membatalkan perjalanan mereka segera dan melaporkan masalah tersebut pada aplikasi, jadi bahwa tindakan segera dapat diambil,” ujar pernyataan tersebut.

Baca juga: Sering Gunakan Layanan Ride-Sharing? Baca Tips Ini Agar Tetap Aman!

Adanya insiden ini kemudian profil pengemudi Uber tersebut dihapus dari aplikasi dan pihak Uber melakukan penyelidikan atas masalah tersebut.

“Kami siap untuk membantu para pengendara dan penegak hukum lebih lanjut jika diperlukan,” ujar Uber.