Penuhi Rekomendasi ICAO, Aireon dan FlightAware Rilis Sistem Tracking Pesawat Real-Time

Sumber: Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti

Perusahaan aircraft tracking asal Amerika, Aireon yang bekerja sama dengan perusahaan software yang bergerak di sektor aviasi, FlightAware baru-baru ini meluncurkan produk yang memungkinkan percakapan antara awak kokpit dan menara Air Traffic Control (ATC) disajikan secara langsung (real-time). Adalah GlobalBeacon, produk yang merupakan implementasi dari rekomendasi International Civil Aviation Organization (ICAO) tentang Global Aeronautical Distress Safety System (GADSS).

Baca Juga: Berkat ADS-B, Berjuta Mata di Seluruh Dunia Dapat Melihat Langsung Pergerakan Pesawat Komersial

Dengan dirilisnya GlobalBeacon, maka pihak maskapai bisa mengetahui secara presisi armada mereka yang tengah  beroperasi secara worldwide. “Aireon dan FlightAware sebenarnya telah mengembangkan GlobalBeacon sejak September 2016 silam. Namun sekarang, kami siap untuk mengimplementasikan rekomendasi GADSS dari ICAO,” ujan CEO dari Aireon, Don Thoma, dikutip KabarPenumpang.com dari laman airport-technology.com (6/11/2018).

“Segala sesuatu yang terkandung di dalam GlobalBeacon tidak hanya dapat diimplementasikan pada tahun 2018 saja, melainkan kami sudah menambahkan beragam spesifikasi sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dunia aviasi pada tahun 2021 mendatang,” tandas Don Thoma.

Dengan mengumpulkan platform pemrosesan data dan web-interface milik FlightAware, yang dipadukan dengan jaringan ADS-B berbasis angkasa milik Aireon, GlobalBeacon digadang-gadang mampu melampaui batas Flight Information Region (FIR) dan telah dirancang untuk menghilangkan kesenjangan di sejumlah wilayah, seperti kutub, di atas gurun dan wilayah samudera.

Solusi yang dimiliki oleh GlobalBeacon ini sendiri menggunakan informasi pelacakan dari jaringan Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B) berbasis ruang angkasa milik Aireon dan data penerbangan kontekstual FlightAware seperti asal, tujuan, rute rencana penerbangan, dan perkiraan waktu kedatangan.

Aireon dan FlightAware sendiri mengatakan bahwa GlobalBeacon tidak memiliki masalah dengan ukuran dan jenisnya. “GlobalBeacon menawarkan layanan pemantauan armada secara konstan kepada pihak maskapai, lansiran bahaya otomatis, dan alat yang memudahkan penggunanya untuk berbagi informasi,” ujar CEO FlightAware, Daniel Baker.

Baca Juga: Delapan Aplikasi Ini Bisa Pantau Pergerakan Pesawat via Smartphone

“GlobalBeacon menyediakan solusi hemat biaya dan mudah untuk diaplikasikan, dimana itu semua melampaui standar GADSS dan praktik yang direkomendasikan untuk pelacakan penerbangan dewasa ini. GlobalBeacon sendiri dirancang untuk bersinergi dengan sejumlah proses dan alat yang biasa digunakan oleh pihak maskapai, sehingga mudah diterapkan dan digunakan apapun ukuran armada yang digunakan.” Tutup Daniel.