Pertama Kali di Asia Tengah, Busworld 2019 Juga Akan Digelar di Kazakhstan

Bus listrik dengan pantograf di Almaty, Kazakhstan.

Namanya masih terasa asing bagi warga Indonesia, karena akses penerbangan menuju negara Asia Tengah ini memang tak mudah, persisnya tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Kazakhstan. Namun, siapa sangka bahwa negara yang dahulunya adalah bagian dari Uni Soviet ini telah tumbuh sektor perekonomian dan wisatanya. Ditopang investasi besar-besaran di sektor pertambangan, Pemerintah Kazakhstan berharap dapat masuk sebagai TOP 30 Global Economies in The World dalam beberapa tahun mendatang.

Baca juga: Busworld South East Asia 2019 Siap Digelar di Jakarta, Inilah Pameran Bus Terbesar Berskala Internasional

Sebagai negara berkembang yang belum lama mendapat kucuran investasi minyak dan gas sebesar US$40 miliar, denyut bisnis di Kazakhstan patut diperhitungkan, dan sebagai manfaat positifnya adalah berkembangnya sektor transportasi.

Terkait transportasi berbasis massa, rencananya setelah berlangsungnya ajang Busworld 2019 di Jakarta, yang akan digelar pada 20 – 23 Maret mendatang, maka di Kazakhstan juga untuk pertama kalinya akan diselenggaraan Busworld di Almaty, yakni kota terbesar di Kazakhstan. Selain menjadi momen penyelenggaraan pertama di Kazakhstan, Busworld menandakan hadirnya pameran bus terbesar di kawasan Asia Tengah.

Busworld 2019 di Almaty akan berlangsung pada 25 – 27 Juni 2019. Sebagai negara yang keseluruhan aksesnya dibatasi oleh daratan, maka pembangunan sektor transportasi menempati prioritas utama. Dalam skala besar, Kazakhstan akan membangun “New Silk Road,” yakni proyek jalur kereta yang akan menghubungkan Kazakhstan dengan negara-negara tetangganya, termasuk potensi bisnis ke Eropa dan Cina. Selain itu Kazakhstan juga tengah mengembangkan rute antar daerah di kawasan Asia Tengah, termasuk ke Rusia, Cina dan Uzbekistan.

Baca juga: TransJakarta Umumkan Keikutsertaan di Busworld 2019

Di segmen bus, tipe bus low deck dari Eropa Barat, Cina dan Korea Selatan telah mulai beroperasi. Seperti pada tahun lalu, Iveco dari Italia telah memasok 350 unit bus dengan bahan bakar gas alam. Komitmen Pemeritah Kazakhstan untuk mengembangkan sekor pariwisata juga akan terkait dengan penyediaan bus dalam jumlah besar.

Seiring bubarnya Uni Soviet, Kazakhstan telah merdeka pada 1991, meksi begitu negara dengan ibu kota Astana ini masih tergabung dalam Commonwealth of Independent States yang berafiliasi dengan Rusia.