Pyka, Aplikasi Unik Untuk Penumpang Yang Sering Ketiduran di Kereta

Sumber: istimewa

Tertidur selama perjalanan setelah atau sebelum memulai aktifitas sehari-hari memang bukanlah fenomena yang aneh. Rasa kantuk yang masih menggelayuti mata ketika pagi hari, atau lelah yang menyelimuti tubuh Anda ketika jam pulang kerja, menjadi pemicu untuk mengistirahatkan tubuh Anda sejenak selama berada di moda transportasi berbasis massal. Dari sinilah, tidak jarang penumpang bahkan sampai bablas ketiduran hingga beberapa stasiun setelahnya. Tentu, ini akan menjadi masalah tersendiri bagi mereka yang ketiduran.

Baca Juga: Kereta Ekonomi India Sekarang, Gambaran Kereta Ekonomi Indonesia Era 80-an

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, sebuah aplikasi bernama Pyka pun lahir dan diharapkan dapat menjadi solusi tidak hanya bagi setiap pengguna kereta di India yang ketiduran, tapi juga bagi orang-orang yang baru menggunakan jasa perkeretaapian di negara penghasil film Bollywood tersebut. Walaupun seperti yang kita ketahui bersama, bahwa perkeretaapian di India masih bisa dibilang bobrok dan belum se-modern di Indonesia, namun hadirnya aplikasi ini membuktikan bahwa otoritas perkeretaapian di India tidak ingin berlama-lama menyandang gelar tersebut.

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman mensxp.com, Pyka akan bertugas seperti reminder yang akan terus menghubungi Anda 20 menit sebelum kereta tiba di tujuan yang Anda pilih. Anda cukup mencantumkan nomor kereta dan kode stasiun tujuan Anda dan kirim SMS ke nomor 92200 92200. Maka bagi Anda yang ketiduran di kereta pun akan terbangun dengan adanya notifikasi yang dikirimkan oleh Pyka berupa panggilan masuk atau SMS balasan. Sesederhana itulah cara kerja dari aplikasi pengingat ini.

Salah satu penggagas hadirnya Pyka, Sundar mengatakan bahwa ide ini muncul ketika ia dan beberapa rekan lainnya bepergian dengan menggunakan kereta. “Di pagi itu kami melihat banyak orang yang terlihat kelelahan namun mereka tetap terjaga sampai tiba di stasiun tujuannya, mereka berusaha untuk tidak tertidur,” ungkap Sundar. “Ini harus segera dicari solusinya,” imbuh Sundar manakala ia berusaha untuk mengingat momen tercetusnya ide pengadaan Pyka.

Jika dikaitkan dengan kondisi di Ibukota, tentunya aplikasi seperti Pyka ini bisa disandingkan dengan fitur pengeras suara yang ada di setiap gerbong KRL Jabodetabek. Ketika seseorang tertidur pulas di kereta, bukan tidak mungkin ia akan tetap tertidur ketika pengumuman tentang stasiun terdekat diputar oleh petugas kereta api. Maka dari itu, hadirnya aplikasi seperti Pyka ini dinilai dapat membantu membangunkan seseorang yang tertidur di kereta.

Baca Juga: Akibat Tertidur di Bus Antar Jemput Bandara, Pria ini Ketinggalan Pesawat

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, aplikasi ini tidak hanya diperuntukkan bagi siapa saja yang tertidur di kereta, melainkan bagi orang yang baru pertama kali menggunakan jasa layanan kereta api komuter juga akan sedikit terbantu. Getaran dan suara yang ditimbulkan oleh notifikasi Pyka akan memaksa seseorang untuk melihat hp-nya dan menyadari bahwa stasiun tujuan sudah dekat, sehingga ia bisa bersiap untuk turun.