Qatar Airways Tuntaskan Refund Tiket Senilai US$1,2 Miliar

0
Sumber: chrisguillebeau.com

Dampak pandemi Covid-19 pada terpuruknya sektor penerbangan telah menjadi kenyataan pahit hampir di seluruh dunia. Diantara beban berat yang harus dihadapi maskapai adalah kemampuan perusahaan untuk mengembalikan dana (refund) kepada calon penumpang yang sudah kadung membeli tiket tetapi mengalami pembatalan terbang lantaran serangkaian lockdown di banyak negara.

Baca juga: Proses ‘Anti Bangkrut’ Masih Berjalan, Thai Airways Tunda Refund

Mengembalikan dana yang telah masuk ke kas maskapai pada kenyataan bukan perkara mudah, lantaran kegiatan finansial ini bakal berpengaruh besar pada likuiditas perusahaan yang tengah mendapat tekanan. Kasus yang terjadi pada Thai Airways bisa menjadi contoh, dimana maskapai plat merah Thailand tersebut terpaksa menunda proses refund akibat proses ‘anti bangkrut’ di Pengadilan Kepailitan Pusat Thailand.

Rupanya tak semua maskapai keok untuk melakukan refund, Qatar Airways maskapai tajir asal Timur Tengah telah membuat gebrakan yang spektakuker. Dikutip dari siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (19/8/2020), disebutkan Qatar Airways telah membayar refund lebih dari US$1,2 miliar kepada hampir 600.000 calon penumpang sejak Maret 2020. Pihak Qatar Airways menyebut langkah itu dilakukan untuk menghormati kewajiban kepada penumpang yang perlu mengubah rencana perjalanan mereka sebagai dampak dari pandemi Covid-19 pada perjalanan global.

Baca juga: Buntut Kisruh Diplomatik, Sejumlah Maskapai Penerbangan Lalukan Refund Tiket Dari dan Ke Qatar

Refund yang dilakukan Qatar Airways disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia dari segi nilai, Qatar Airways telah bekerja keras untuk memproses hampir semua permintaan pengembalian dana yang diminta sejak Maret 2020 (96 persen). Qatar Airways memproses semua permintaan pengembalian dana baru ke bentuk pembayaran awal dalam waktu kurang dari 30 hari.

.

Leave a Reply