Mau Tengok Artefak di Turki? Yuk Mampir ke Museum di Bandara Istanbul

0
Salah satu artefak di museum Bandara Istanbul (travelnewsy.com)

Menjadi salah satu pintu gerbang untuk masyarakat dunia, bandara-bandara didesain sedemikian rupa untuk membuat pelancong nyaman baik ketika menunggu keberangkatan maupun bagi mereka yang tiba di kedatangan. Bahkan beberapa bandara dunia memiliki tempat rekreasi untuk semua pelancong seperti bioskop, taman outdoor, akuarium dan lainnya.

Baca juga: Wow! Tujuh Bandara Ini Punya Fasilitas Tur Gratis

Nah, untuk melepas kepenatan, belum lama ini, Bandara Istanbul menhadirkan sesuatu yang baru bagi pelancong yakni sebuah museum. Di mana keberadaan museum ini bisa dinikmati oleh semua penumpang internasional yang tiba di Turki. Bandara Istanbul yang merupakan pintu gerbang Turki ke dunia, akan mulai pameran di museumnya dengan “Treasures of Turkey: Faces of the Throne.”

Pihak bandara menghadirkan museum untuk meningkatkan dari global hub dengan layanan penumpang yang luar biasa. Sebab di museum ini akan ditampilkan karya-karya dari seluruh sejarah Turki untuk dijelajahi pelancong. Kadri Samsunlu, CEO İGA Airport Operation Inc, mengatakan, pihaknya ingin mengubah waktu yang dihabiskan di bandara menjadi pengalaman yang unik.

“Tujuan kami adalah mengalihkan perhatian penumpang kami pada seni dan budaya,” ujar Kadri yang dikutip KabarPenumpang.com dari prnewswire.com (18/8/2020).

Dia mengatakan, museum ini juga menawarkan informasi pengantar tentang 18 tempat di Turki yang terdaftar sebagai Situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Kadri menambahkan, pameran pertama akan menampilkan seni dari berbagai era sejarah Turki yakni “Treasures of Turkey: Faces of the Throne,” yang akan menampilkan 316 karya berbeda dari 29 museum di Turki.

Museum ini merupakan koleksi yang terdiri dari beberapa artefak menarik seperti “Kadesh Treaty.” Kadri menyebutkan, “Kadesh Treaty” merupakan perjanjian perdamaian pertama yang dikenal dalam sejarah umat manusia. Pada museum ini juga menampilkan potongan-potongan era Göbeklitepe prasejarah dan Çatalhöyük serta artefak bersejarah milik peradaban Anatolia dan periode lainnya.

“Dengan museum ini, kami dapat mengumpulkan beberapa artefak asli di bawah satu atap yang tidak mungkin dilihat dalam satu waktu,” kata Kadri.

Baca juga: Saking Nyamannya, 9 Bandara Ini Buat Penunjungnya Lupa Pulang

Museum di Bandara Istanbul ini akan buka pukul 09.00 hingga 21.00 waktu setempat setiap harinya. Untuk menikmati museum ini, pelancong bisa merogoh kocek mereka untuk membayar tiket masuk seharga 5 Euro dan anak dibawah delapan tahun tidak perlu membayar tiket alias gratis. Kehadiran museum di Bandara Istanbul sendiri menambah bandara yang sudah memiliki museum seperti San Fancisco Airport di California dan Schipol International Airport di Amsterdam.

Leave a Reply