Saat Take Off and Landing, Penutup Jendela Pesawat Wajib Dibuka, Inilah Sebabnya!

www.independent.co.uk

Ternyata saat pesawat lepas landas dan mendarat tak hanya lampu yang dimatikan atau diredupkan, tetapi penutup jendela pun harus dibuka. Tapi tahukah apa alasan penutup jendela tersebut harus dibuka? Padahal baik di tutup atau di buka pun tak akan ada udara yang masuk dalam kabin pesawat, karena kabin pesawat seperti ruang hampa yang hanya memiliki udara dari pesawat itu sendiri.

Baca juga: Ingin Bawa Anak Naik Pesawat? Perhatikan Beberapa Poin Penting Ini

KabarPenumpang.com mencari alasannya dari independent.co.uk, para ahli kemudian mengungkapkan alasan terkait penutup jendela pesawat yang harus dibuka. Ternyata ini adalah hal penting yakni untuk keselamatan penumpang dan mungkin dalam pikiran Anda hal ini hanya masalah sepele.

Petugas Keselamatan Penerbangan dan pengamat aviasi, Saran Udayakumar mengatakan pada pengguna Quora bahwa pada kasus darurat di pesawat awak kabin hanya memiliki waktu 90 detik untuk melakukan evakuasi. Ini juga memungkinkan awak kabin menyiapkan para penumpang dalam pesawat terbang untuk penyelamatan dan pengungsian dengan cepat. Sebab, masalah ini agar petugas darurat bisa melihat keluar dari dalam kabin untuk mengecek situasi di luar.

Baca juga: Yuk! Intip Tempat Istirahat Awak Kabin Virgin Australia

“Penumpang penasaran, oleh karena itu mereka adalah mata ekstra yang sempurna untuk melihat apakah ada yang tidak beres di luar sana. Biasanya penumpang langsung melaporkan jika terjadi keadaan darurat mendadak. Karena itu bila penutup jendela terbuka, kru bisa dengan mudah melihat kondisi luar untuk membantu mereka dalam merencanakan evakuasi yakni dengan pintu digunakan untuk evakuasi,” ujar Udayakumar.

David Robinson, seorang Aeronautical Industry Professional memberikan penjelasan lebih lanjut. Dia mengatakan,jika Anda bisa menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya rendah sebelum terjadi insiden yang tidak baik, ada kemungkinan Anda akan memiliki kapasitas visual 1000 kali lebih baik dibandingkan bila tiba-tiba berada dalam kegelapan dan hanya memiliki waktu untuk turun dari pesawat selama 90 detik.

Baca juga: Selain Mesin, Yuk Kenali Arti Suara-Suara di Dalam Kabin Pesawat

“Ada beberapa kasus di mana penumpang melihat terjadinya masalah teknis dengan melihat kondisi sayap atau mesin. Tentu saja, ini sangat jarang terjadi,” ujar salah seorang pilot, Kare Lohse. Sebenarnya tak hanya lampu yang redup dan penutup jendela di buka, tetapi meja yang berada di depan penumpang juga harus dilipat untuk memudahkan bila terjadi keadaan darurat dan lebih cepat keluar dari tempat duduk mereka.

Baca juga: Adakah Yang Berbeda Antara Pramugari dan Awak Kabin?

Pada bulan Januari 2009, penumpang Flight 1549 mendarat di Sungai Hudson dalam apa yang oleh Walikota disebut keajaiban di Hudson. Sebanyak 150 penumpang di atas pesawat selamat dan bekerja sama dengan kru untuk menilai situasi dan menjamin keselamatan sesama penumpang.