Selain Cegah Hujan, Payung Juga Bisa Lawan Tindakan Kriminal

0
Sumber: budosport.no

Semakin maraknya tindak kriminal dewasa ini tak pelak membuat sebagian kalangan menjadi was-was untuk bepergian. Pasalnya, tindak kriminal tidak hanya terjadi ketika malam hari. Lebih parahnya lagi, tidak jarang aksi-aksi kejahatan terjadi di angkutan umum berbasis massa, seperti TransJakarta dan Commuter Line atau yang akrab disebut KRL. Walaupun sudah ada petugas yang berjaga dalam moda angkutan tersebut, tapi para kriminal ini seolah tidak menghiraukan keberadaan mereka yang dilengkapi dengan senjata pelumpuh, seperti tongkat pemukul hingga borgol.

Bagi Anda, khususnya kaum hawa yang sedikit paranoid dengan tindak kriminal yang ada, Anda disarankan untuk tidak memakai perhiasan berlebih yang menarik perhatian banyak orang. Selain itu, untuk menghindari pelecehan, Anda juga  dapat menggunakan baju yang sopan. Lalu, bagaimana jika aksi kejahatan sudah terlanjur terjadi? Apa yang dapat dilakukan?

Baca Juga: Jurus Selamat Hindari Aksi Pencopetan di Moda Transportasi Massa

Tentu saja Anda harus berusaha untuk tetap tenang dalam menghadapi situasi ini, karena jika panik, niscaya Anda akan kebingungan untuk mengambil langkah selanjutnya. Kedua, Anda bisa memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar Anda sebagai alat pertahanan diri, salah satunya adalah payung. Selain berfungsi sebagai alat perlindungan dari hujan, payung juga bisa digunakan sebagai alat pertahanan diri di kala situasi mendesak.

Walaupun memiliki berbagai jenis bentuk udan ukuran, alat ini tetap bisa dijadikan sebagai alat bela diri. Bagi Anda yang menggunakan payung berukuran besar, Anda bisa menggunakan ujung payung yang memiliki bentuk seperti huruf U sebagai “mata pisau”. Selain bahannya yang keras, ujung pegangan payung yang berbentuk seperti huruf U bisa Anda kaitkan ke penjahat tersebut. Cara ini termasuk ampuh untuk mematikan langkah dari penjahat.

Baca juga: Biar Tidak Kecopetan, Yuk Kenali Ciri-Ciri Terduga Copet

Sebagaimana pengamatan KabarPenumpang.com di lapangan, ketika ada seorang Ibu yang menggunakan pegangan payung untuk melumpuhkan jambret dengan cara mengaitkannya ke leher jambret tersebut. Keuntungan dapat dirasakan oleh pengguna payung dengan ujung kepala yang agak runcing, Anda dapat mencoba untuk menusuk pelaku dengan ujung tersebut. Walaupun kecil kemungkinan pelaku untuk bisa dilumpuhkan, namun tak jarang orang menggunakan cara ini untuk menghentikan pelaku.

Sumber: swords-and-more.com

Lain halnya dengan payung lipat yang bisa dimasukkan ke dalam tas. Anda bisa memanjangkan bagian pegangan payung yang biasanya terbuat dari besi, kemudian dapat digunakan untuk memukul pelaku kriminal. Tentu saja, ada titik khusus yang mesti Anda incar agar dapat melumpuhkan pelaku dalam sekali pukul, dimana titik tersebut berada di rahang. Jika Anda terlalu sulit untuk memukul bagian tersebut, Anda bisa mencoba untuk memukul bagian kepala si pelaku sembari berteriak meminta bantuan.

Baca Juga: Mengenal Polsuska, Penegak Peraturan di Kereta Api

Selain payung, Anda juga bisa memanfaatkan alat lain yang biasanya Anda bawa, seperti kunci yang bisa diselipkan diantara jari, pulpen yang bisa Anda tusukkan ke pelaku kejahatan, dan minyak wangi yang bisa Anda semprotkan ke mata pelaku. Sebenarnya masih banyak alat lain yang bisa Anda gunakan sebagai alat pertahanan diri jika dalam keadaan darurat.

Leave a Reply