Sengatan Panas Bikin Penumpang Metro di Hubei Sempoyongan

0
Akibat sengatan panas berlebihan, menggunakan handuk basah di kepala (The Express Tribune)

Seorang penumpang akibat sengatan panas atau heatstroke ditemukan lemas oleh staf Metro di Stasiun Wuhan, Hubei, Cina. Wanita tersebut saat turun dari kereta bawah tanah tampak pucat karena sengatan panas tersebut.

Baca juga: Suhu Panas Ekstrem Melanda Swiss, Lintasan Kereta Api Terpaksa di Cat Putih

Kepala stasiun Metro yang bertugas hari itu, Hua Wei mengatakan, penumpang wanita tersebut saat turun masih dalam keadaan sadar dan mengira dirinya menderita gula darah rendah. KabarPenumpang.com melansir dari laman shine.cn (1/8/2018), untungnya ada seorang penumpang wanita lain yang membantu penumpang yang terkena sengatan panas itu.

Penolong dengan berbaju biru itu mengaku memiliki pengalaman medis yang kemudian memastikan bahwa wanita itu kemungkinan besar terkena sengatan panas dan menyuruhnya untuk tenang serta tetap membuka matanya. Dia juga menyarakan agar penumpang tersebut dibawa ke ruangan yang lebih dingin atau ruangan ber-AC dan memberikannya minum.

Staf stasiun kemudian membantu penumpang itu berbaring di beberapa kursi yang disatukan. Sayangnya, setelah membantu dan memastikan penumpang yang terkena sengatan panas itu pulih dengan baik, wanita berbaju biru itu kemudian pergi tanpa memberitahukan namanya.

Tak hanya itu, belum lama ini, seorang penumpang wanita di India meninggal dunia karena sengatan panas tersebut. Wanita tersebut saat itu bepergian bersama sang suami Muhammad Sharif yang menggunakan Hazara Express dan tiba-tiba kondisinya memburuk karena panas dan kelembaban yang sangat tinggi.

Saat berhenti di Stasiun Malakwal, Sharif langsung membawa istrinya ke rumah sakit kereta api, tetapi sayangnya tidak tertolong. Seorang penasihat terkait sengatan panas mengatakan, saat sedang dalam cuaca panas dan merkuri sedang naik lebih baik di rumah dan tidak bepergian.

Selain itu enam anak sekolah pingsan di Daka dan sekitarnya karena sengatan panas tersebut. Pejabat kesehatan India mengatakan agar masyarakat sat ini menghindari paparan sinar matahari karena sengatan yang cukup panas.

Baca juga: Terjebak di Kereta Karena Salju, Penumpang Southeastern Tarik Alarm Darurat dan Melompat Turun

Bila harus keluar rumah baiknya mengambil tindakan pencegahan secepat mungkin. Mereka juga mengatakan beberapa tanda peringatan sengatan panas yakni demam, sakit kepala berat, bibir dan lidah kering serta muntah dan tremor.

Gunakan pakaian berbahan ringan saat keluar rumah dan menutupi kepala dengan kain basah jika panas berlebihan. Sebab sengatan panas menjadi serius ketika tubuh tidak mampu mengatur suhu dan saat suhu tubuh meningkat dengan cepat maka mekanisme berkeringat akan gagal serta tubuh tidak mendapatkan pendinginan.

Leave a Reply