Tuesday, March 17, 2026
HomeDaratSiap Layani Angkutan Lebaran 2026, Kereta Api di Sulawesi Selatan Meningkat Jadi...

Siap Layani Angkutan Lebaran 2026, Kereta Api di Sulawesi Selatan Meningkat Jadi Panutan Masyarakat

Transportasi kereta api dalam masa angkutan Lebaran 2026 memang sudah menjadi pilihan utama karena praktis dan mudah. Apalagi Indonesia memiliki jalur kereta api yang sangat mudah dijangkau bagi masyarakat baik di Pulau Sumatra maupun Pulau Jawa. Sebagian tiket kereta api jelang arus mudik pun sudah ludes terjual. Bahkan PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) sendiri terus melengkapi rangkaian termasuk menyediakan sarana tambahan untuk perjalanan kereta api.

Tak hanya Jawa dan Sumatra, ternyata wilayah Sulawesi Selatan tepatnya di jalur Makassar – Parepare, transportasi kereta api juga menjadi pilihan utama masyarakat disana. Jumlah penumpang Kereta Api Makassar–Parepare meningkat tajam menjelang periode transportasi mudik Lebaran 2026 mendatang. Kereta api perintis tersebut siap mendukung mobilitas warga dengan kualitas pelayanan yang sangat optimal dan terjadwal.

Menurut data yang diperoleh, KAI melaporkan pertumbuhan pelanggan pada bulan Februari mencapai 27,82 persen. Peningkatan tersebut terjadi saat layanan perintis ini berhasil melayani total 22.923 orang dalam waktu satu bulan. Angka kunjungan ini lebih besar dari total 17.935 penumpang yang terangkut pada periode yang sama tahun lalu. Akumulasi data pada Januari-Februari 2026 tercatat sebanyak 51.068 orang dengan tren pertumbuhan yang konsisten.

Menurut Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba, mengungkapkan bahwa pertumbuhan pelanggan menunjukkan untuk kereta api di jalur Makassar – Parepare semakin dipercaya masyarakat. KAI memastikan kesiapan operasional, sarana, dan pelayanan agar perjalanan selama periode Lebaran berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Perolehan dua bulan pertama tersebut melonjak drastis jika dibandingkan dengan jumlah 35.878 pelanggan pada tahun 2025 kemarin. Total pelanggan layanan perintis sejak operasional perdana pada Oktober 2022 silam kini sudah mencapai angka 876.580 orang.

Saat ini rangkaian kereta api melintasi jalur sepanjang 90 kilometer dari Stasiun Mandai menuju ke Stasiun Garongkong. Armada besi itu dapat melaju kencang hingga kecepatan 85 kilometer per jam pada setiap perjalanan antar kabupaten.

Jalur operasional tersebut menghubungkan wilayah Kabupaten Maros, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serta Kabupaten Barru dengan stasiun utama. Fasilitas transportasi ini mendukung potensi pariwisata lokal yang terletak pada wilayah sepanjang lintasan jalur kereta api Sulawesi.

Pihak manajemen memastikan seluruh prasarana dan petugas lapangan akan bekerja maksimal selama masa angkutan Lebaran 2026 berlangsung. Pengoptimalan tersebut bertujuan agar pemudik mendapatkan kenyamanan ekstra saat berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman tercinta.

Selain itu, kereta api Makassar – Parepare juga memperluas akses menuju destinasi wisata utama di Sulawesi Selatan seperti Pantai Losari, Fort Rotterdam, hingga kawasan karst Rammang-Rammang. Kehadiran kereta ini berkontribusi pada penguatan ekosistem pariwisata daerah dengan menawarkan perjalanan yang ekonomis dan berkesan.

KAI terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan optimal melalui tarif yang bersaing, jadwal operasional yang menyesuaikan kebutuhan pengguna, serta fasilitas yang inklusif bagi semua kalangan. Kerja sama dengan pemerintah daerah serta mitra lokal juga terus diperkuat di wilayah Sulawesi Selatan.

Jalur Kereta Api Makassar – Parepare Dibangun, Kira – kira Apa Manfaatnya, ya?

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru