Singapura Bedakan Ketentuan Penggunaan Face Shiled dan Masker

0
ilustrasi masker dan fece shield ketika digunakan bersamaan

Perekonomian di Singapura mulai dibuka kembali dan kegiatan dengan banyak orang serta kontak langsung akan semakin sering termasuk dalam angkutan umum. Bahkan sejak tanggal 2 Juni 2020, Singapura mengharuskan semua orang yang keluar rumah harus menggunakan masker.

Baca juga: Tak Perlu Beli, Yuk Bikin Face Shield Sendiri

Dilansir KabarPenumpang.com dari gov.sg (1/6/2020), di waktu yang sama juga, Singapura memberlakukan perbedaan penggunaan face shield atau pelindung wajah dengan masker. Di mana penggunaan face shiled hanya akan diizinkan untuk kelompok atau pengaturan tertentu yang dikecualikan.

Adapun kelompok yang diperbolehkan hanya menggunakan face shield yakni anak-anak berusia di bawah 12 tahun karena mereka mungkin mengalami kesulitan mengenakan dan menjaga masker wajah untuk jangka waktu yang lama. Kemudian orang-orang dengan kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan sulit pernapasan atau masalah medis lainnya ketika masker wajah digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Tak hanya itu, bagi para pembicara suatu kelompk dalam ruangan atau lingkungan pendidikan, di mana mereka sebagian besar tetap berada di tempat mereka berbicara dan mampu menjaga jarak yang aman dari orang lain. Tak hanya itu, untuk situasi seperti melakukan siaran televisi akan dibebaskan dari keharusan menggunakan masker atau face shield.

Pembebasan ini akan terus berlanjut asalkan kegiatan tersebut dilakukan di lingkungan yang aman dan terkendali. Pemerintah Singapura juga mengatakan, dalam pengaturan tertentu face shield bisa digunakan diluar masker untuk perlindungan tambahan.

Dengan menggunakan face shield tambahan ini sebenarnya bisa membantu melindungi mata seseorang dari tetesan yang mungkin mengandung partikel virus dan juga mencegah masker agar tidak basah. Sebenarnya penggunaan face shield juga agar orang tidak menyentuh wajah mereka. Sampai saat ini pun, pemerintah Singapura masih menyarankan untuk masyarakat tinggal dirumah dan menghindari keluar jika memungkinkan.

Baca juga: Mulai Fase New Normal, Inilah Beragam Kebijakan dari Otoritas Darat Singapura

Pihak pemerintah mengatakan, bagi masyarakat yang perlu keluar rumah dan menggunakan transportasi umum selain memakai masker juga ditambah face shield dan mengambil langkah seperti menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak aman untuk membantu pengurangi penyebaran Covid-19. Pemerintah Singapura menambahkan, anak-anak di bawah berusia dua tahun tidak dianjurkan menggunakan masker demi keamanan.

Leave a Reply