Sirocco, Bus Dengan Roda Sejajar Calon Transportasi Masa Depan

Sumber: imaginactive.org

Sebagai salah satu sarana transportasi darat yang melayani perjalanan dalam kota dan antar kota, bus dikenal sebagai moda yang mampu membawa penumpang dengan jumlah yang cukup banyak, tentu saja fakta ini didukung dengan “postur” bus yang besar. Walaupun ada beberapa jenis dan  ukuran bus yang terdapat di lapangan, namun perkembangan jaman seolah memaksa para produsen bus untuk membuat suatu inovasi terhadap moda darat yang satu ini.

Adalah Bing Xiao Liu asal Kanada yang memiliki ide gila dengan menggabungkan sepeda motor dan bus. Ide ini muncul ketika Bing beranggapan bahwa ukuran sepeda motor yang kecil bukan jadi penghalang moda ini mengangkut penumpang dengan jumlah yang sedikit. Berdasar pada ide gila tersebut, Bing kemudian menciptakan Sirocco, sebuah bus yang memiliki 6 roda yang terpasang sejajar dengan desain memanjang dan tertutup.

Tidak hanya desainnya yang unik, bus ini juga turut memasang beberapa alat yang menunjang keselamatan penumpang seperti teknologi Lit Motors C-1 yang juga terpasang pada Riding Assist Honda serta BMW Motorrad Vision. Dengan ditambahkannya teknologi, membuat bus tidak akan jatuh saat berhenti meskipun penumpangnya tidak menurunkan kaki. Teknologi gyroscopic yang turut dipasangkan di moda ini akan memungkinkan kendaraan tetap seimbang walaupun kondisi penumpang yang berada di dalam tidak seimbang.

Dengan sistem roda sejajar, Siroco juga bisa melaju cepat. Selain itu, Sirocco bisa berbelok layaknya sepeda motor sehingga selain bisa lebih cepat namun juga tidak membutuhkan banyak ruang di jalan, dan bisa lebih menghemat energi karena bentuknya yang aerodinamis. Bus ini dikendalikan oleh sistem auto pilot, dengan kata lain moda ini merupakan bus tanpa awak. Teknologi lain yang terpasang di bus ini adalah pengatur suhu yang dapat menyesuaikan suhu di dalam bus dengan di luar bus. Terdapat juga sebuah layar LCD yang tertanam di dekat panel jendela yang akan memutarkan video streaming online dan film. Layar tersebut juga deprogram agar dapat menampilkan informasi mengenai lokasi serta ramalan cuaca dan lain sebagainya.

Sistem suspensi yang diadopsi pada moda inipun memungkinkan Sirocco menempuh medan yang kasar maupun mulus. Untuk masalah tempat duduk, Sirocco memilih bangku yang memanjang pada bagian sisinya, sebagaiamana yang dapat Anda lihat di Bus TransJakarta dan KRL. Di bagian dalam dari bus ini juga terdapat sebuah komputer onboard yang dapat menampilkan perhitungan estimasi perjalanan secara tepat, percepatan turbulensi, dan getaran yang dihasilkan oleh Sirocco.

Bus ini sengaja didesain oleh Bing untuk dapat melakukan perjalanan antar kota dengan jarak yang menengah. Namun bus ini tidak bisa dinikmati dalam waktu dekat, karena sang desainer, Bing, tengah menyempurnakan model dari prototipenya itu.