Stasiun di Melbourne Uji Penggunaan Duratrack, Bantalan Rel dari Bahan Plastik Daur Ulang

0

Pemerintah Negara Bagian Victoria di Australia telah mengumumkan pemasangan bantalan kereta api yang terbuat dari bahan plastik daur ulang di stasiun Richmond, Melbourne. Langkah ini merupakan bagian dari upaya keberlanjutan ramah lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah negara bagian dan akan mendukung transisi ke ekonomi sirkular.

Baca Juga: Trem di Melbourne, Jaringan Terpanjang di Dunia dan Jadi Ikon Kota

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman railway-technology.com (26/6/2019), rel kereta Duratrack yang ada Stasiun Richmond akan dilengkapi dengan 200 bantalan rel kereta Duratrack terlebih dahulu sebagai bagian dari program uji coba selama 18 bulan. Inovasi ini sendiri dikembangkan oleh Integrated Recycling di Mildura yang juga bekerja sama dengan Monash University. Menurut salah satu juru bicara dari pihak pengembang, bantalan ini terbuat dari campuran polystyrene dan limbah pertanian.

Pihak pengembang menambahkan bahwa bantalan rel ini juga memiliki usia penggunaan hingga 50 tahun dan tidak membutuhkan terlalu banyak perawatan. Selain berkelanjutan dan tahan lama, bantalan rel ini juga memiliki keuntungan lain, yaitu dari segi ekonomis. Bantalan rel ini diproduksi dengan setengah biaya bantalan kayu tradisional.

Untuk diketahui, bantalan rel inovatif ini sudah terpasang dan berjalan di empat rel kereta Victoria.

Menteri Transportasi Umum Victoria, Melissa Horne mengatakan, “Sangat menyenangkan bisa melihat teknologi inovatif dan ramah lingkungan semacam ini diluncurkan di salah satu stasiun kereta tersibuk di Melbourne.”

Pemerintah negara bagian juga mengatakan bahwa untuk setiap kilometer lintasan yang sudah terpasang bantalan rel plastik daur ulang ini, maka ada sekitar 64 ton sampah plastik yang dialihkan dari tempat pembuangan sampah – untuk dijadikan bahan dasar pembuatan bantalan rel ini.

Uji coba akan mengevaluasi bantalan rel ini sebelum meluncurkan dalam skala yang lebih luas di jaringan kereta api Victoria. Diinformasikan bahwa Victoria telah menginvestasikan Au$ 630.000 (berkisar Rp6,2 miliar) melalui program hibah yang dikelola oleh Sustainability Victoria untuk program uji coba.

Baca Juga: Menjadi yang Pertama di Australia, Bandara Melbourne Hadirkan eGate dan Smart Security

Menteri Energi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Victoria, Lily D’Ambrosio mengatakan, “Kami merangkul teknologi baru untuk mengatasi masalah polusi plastik di wilayah kami.”

“Proyek ini adalah contoh yang bagus dari ekonomi sirkular yang kami ciptakan melalui inovasi dan memikirkan kembali produk yang kami gunakan setiap hari.”

Baru-baru ini, Victoria membuka proses Registration of Interest (RoI) untuk mencari pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan Suburban Rail Loop, yang merupakan jaringan kereta bawah tanah orbital yang diusulkan untuk menghubungkan pinggiran kota Melbourne bagian tengah.

 

Leave a Reply