Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) terus dilakukan pengerjaannya hingga kini. Pembangunan stasiun ini dipercepat guna mempercepat mobilisasi masyarakat yang ingin berkunjung ke stadion sepak bola terbesar di Indonesia. Sejauh ini akses transportasi umum dari maupun menuju Stadion JIS hanya bisa menggunakan layanan Trans Jakarta dengan koridor 14 (JIS – Senen) dan koridor 14A (JIS – Monas).
Hingga kini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mempercepat pembangunan stasiun layanan Kereta Rel Listrik (KRL) baru di kawasan JIS sebagai bagian dari penguatan konektivitas transportasi massal di wilayah utara ibu kota. Proyek ini ditargetkan rampung pada April 2026 dan diharapkan segera dapat dioperasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan stadion dan sekitarnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan Stasiun JIS ini ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026, sehingga bisa digunakan oleh masyarakat saat menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta. Selain pembangunan stasiun, Pramono juga menyebut pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) JIS – Ancol ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Keberadaan Stasiun KRL JIS dinilai akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk menghadiri berbagai kegiatan berskala besar, baik olahraga, hiburan, maupun agenda pemerintahan.
Pembangunan stasiun ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat digelar pertandingan besar, konser internasional, maupun kegiatan nasional, sehingga tidak lagi terjadi penumpukan massa dan kemacetan parah di sekitar kawasan JIS seperti yang pernah terjadi pada sejumlah acara besar sebelumnya.
Dari sisi operasional perkeretaapian, Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Broer Rizal menjelaskan bahwa Stasiun JIS akan dibangun tepat di sisi stadion dengan jarak akses yang sangat dekat bagi pejalan kaki. Secara jaringan, stasiun ini berada di rute pendek antara Stasiun Tanjung Priok dan Stasiun Jakarta Kota, tepatnya di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok.
Selain KRL, pemerintah daerah juga menyiapkan integrasi layanan transportasi publik lainnya, seperti Transjakarta, Light Rapid Transit (LRT) Jakarta, serta jalur pejalan kaki yang terhubung langsung dengan kawasan stadion. Pembangunan stasiun baru tersebut berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lokasi pembangunan telah ditetapkan, proses penertiban lahan telah dilakukan, dan konstruksi fisik kini tengah berjalan.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan terwujudnya sistem transportasi publik yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran JIS sebagai simpul aktivitas perkotaan berskala nasional dan internasional. Serta Dengan tersedianya akses KRL langsung ke kawasan stadion, mobilisasi pengunjung diproyeksikan menjadi lebih efisien, aman, dan terkelola dengan baik.
Jalur KRL Lintas Kemayoran – Ancol Hingga Kini Belum Digunakan, Ini Alasannya
