Tidak Melulu di Bandara, Osaka Metro Hadirkan Teknologi Face Recognition di Stasiun Bawah Tanah

0
Sumber: The Japan News

Jika selama ini Anda mendengar pemberitaan seputar teknologi face recognition hanya sekedar di ruang lingkup bandara saja, maka saatnya Jepang untuk membuktikan bahwa teknologi semacam ini juga bisa diimplementasikan di prasarana transportasi lain. Dikabarkan, Osaka Metro Co. pada hari Selasa (10/12) kemarin melakukan uji coba terhadap teknologi face recognition di salah satu gate tiket otomatis. Menurut pihak operator kereta bawah tanah ini, teknologi face recognition ini akan diluncurkan pada tahun fiskal 2024, berdekatan dengan pagelaran akbar World Expo 2025.

Baca Juga: Tak Hanya di Imigrasi Bandara, Restoran Cepat Saji Mulai Adopsi Pemindai Wajah Untuk Pemesanan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman japantimes.co.jp (10/12), uji coba ini sendiri melibatkan sekitar 1.200 karyawan Osaka Metro dan dilalah menjadi pengujian teknologi face recognition pertama yang dilakukan oleh operator kereta api Jepang. Menurut pihak perusahaam, uji coba ini sendiri akan dihelat hingga bulan September 2020 mendatang dan titik pengujian akan tersebar di empat stasiun: Dome-mae Chiyozaki, Morinomiya, Dobutsuen-mae dan Daikokucho.

Nantinya, setiap stasiun ini akan memiliki gate face recognition yang dikembangkan oleh empat perusahaan berbeda. Hal ini ditujukan agar pihak Osaka Metro bisa membandingkan produk mana yang menawarkan teknologi paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Adapun empat perusahaan yang berkecimpung dalam pengadaan gate face recognition ini adalah Omron Social Solutions Co., Takamisawa Cybernetics Co., Toshiba Infrastructure Systems & Solutions Corp. dan Nippon Signal Co.

Pada uji coba yang dilakukan oleh salah satu karyawan Osaka Metro pada hari Senin (9/12) kemarin, pria yang sebelumnya sudah didaftarkan terlebih dahulu identitasnya berusaha untuk melintasi gate face recognition. Seketika kamera memindai wajah karyawan tersebut, gate langsung terbuka dan karyawan tersebut bisa masuk ke area boarding kereta bawah tanah.

Baca Juga: Cina Siap Kontrol Warganya dengan Teknologi Pemindai Wajah

“Bahkan lansia dan penyandang disabilitas dapat dengan muda melintasi gate ini tanpa harus taping,” tutur salah seorang pejabat perusahaan.

“Kami mengharapkan teknologi ini bisa dipasang di semua stasiun di Jepang,” imbuhnya.

Leave a Reply