TSMA 2017: PT ASDP Sabet Predikat I Untuk Jasa Angkutan Transportasi Laut dan Penyeberangan

BUMN PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) hari Selasa ini (19/12/2017) meriah predikat penyelenggara pelayanan jasa angkutan Transportasi Laut dan Penyeberangan Terbaik I di ajang Penganugerahan Penghargaan Manajemen Keselamatan Penyelenggara Jasa Angkutan/Transportation Safety Management Award (TSMA) 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan.

Baca juga: “Waroeng ASDP,” Model Kantin Baru di Kapal Ferry Yang Hangat dan Higienis

PT ASDP berhasil meraih peringkat I dengan nilai 94,32 yang diikuti posisi kedua oleh Dharma Lautan Utama dengan nilai 84,46 dan di posisi ketiga diraih oleh PT Pelni dengan nilai 83,49. “Memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa tentunya tidak lepas dari pengawasan aspek keamanan dan keselamatan. Keselamatan bagi kami bukan hanya kewajiban melainkan sebuah kebutuhan.Oleh karenanya, kami selalu berupaya meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan aspek keselamatan dan keamanan di lapangan lebih baik lagi sehingga dapat terwujud service excellent,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Faik Fahmi, dikutip dari siaran pers hari ini.

Arahan dari Kementerian Perhubungan selaku regulator terkait aspek keselamatan sangat ASDP perhatikan. Pemenuhan alat-alat keselamatan yang sesuai standar, peningkatan kompetensi dan awareness sumber daya manusia tentang aspek keselamatan dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan regulator, diterapkan dengan sebaik-baiknya, “Ini adalah komitmen kami,” tegas Faik Fahmi.

Ia nemambahkan, bahwa pencapaian ini merupakan kerja keras seluruh insan ASDP untuk memprioritaskan aspek keselamatan baik di sisi operasional maupun layanan kepada pengguna jasa. Bagi kami, keselamatan seluruh pengguna jasa adalah hal yang pertama dan utama.

Baca juga: Buffer Zone, Solusi PT ASDP Untuk Memecah Konsentrasi Pemudik

Kegiatan Transportation Safety Management Award (TSMA) digelar oleh Kementerian Perhubungan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sebagai pengguna jasa sektor transportasi, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Penilaian dilakukan berpedoman kepada Pedoman Penilaian dan kriteria sebagai berikut :
a. Organisasi (15%)
b. Sarana (Pelaksanaan Program) (35%)
c. SDM (Pelaksanaan Program) (40%)
d. Pendukung Manajemen Keselamatan (10%)

Kegiatan penilaian/termasuk penilaian ke lapangan telah dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Nopember 2017, dilanjutkan proses penetapan pemenang lomba pada bulan Desember 2017.