Tunjang Wisata Kawah Ijen, Pemda Banyuwangi Canangkan Teknologi Kereta Gantung dari Swiss

Ilustrasi cable car

Belakangan Kawah Ijen menjadi salah satu favorit para pelancong baik lokal maupun mancanegara. Hal ini karena adanya fenomena api biru atau blue fire dan di Indonesia hanya bisa di saksikan di kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Sebagai salah satu favorit para pelancong, menjadi tantangan baru bagi pemerintah banyuwangi sendiri. Apalagi untuk membuat para pelancong semakin tertarik menikmati keindahan kawah ijen.

Baca juga: Livery “Aurora” Icelandair, Jadi Yang Paling Atraktif di Jagad Penerbangan

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, Pemerintah Banyuwangi memiliki satu inisiatif dengan pengembangan fasilitas cable car (kereta gantung) sepanjang 2,3 km di Kawah Ijen. Namun, untuk pembuatan ini pihak pemerintah daerah Banyuwangi masih menunggu izin dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Tengah menunggu proses perizinan tapak lahan di KLHK, karena ini terkait dengan cagar alamnya sehingga prosesnya tidak seperti perizinan yang biasa,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Pihaknya mengatakan, yang akan menangani proyek cable car ini kemungkinan berasal dari Swiss.

Kwah Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur

“Ada sebuah perusahaan nasional yang bawa investor dari luar, expert cable car ini bukan dari Indonesia tapi dari Swiss. Dan rekomendasi Kemenpar itu harus yang terbaik, oleh karena itu Swiss,” tambahnya.

Tak hanya itu, Dinas Kebudayaan dan Priwisata Banyuwangi juga menjelaskan, bahwa cable car tersebut akan dibuat dari Paltuding hingga puncak tertinggi Kawah Ijen. Rencananya adalah akan ada tangga termasuk lift menuju ke bawah dengan harapan panorama blue fire atau api biru bisa dinikmati oleh wisatawan sampai ke bawah.

Sambil menunggu perizinan yang sedang diproses, konsultan dan pihak ketiga atau operator pembangunan kereta gantung dari Swiss akan turun ke lapangan. Ini dilakukan untuk mengecek lapangan, melihat kondisi medan dan memetakan kontur tanah yang akan menjadi tapak dari kereta gantung.

Kawah Ijen sendiri adalah sebuah danau kawah yang memiliki sifat asam dan berada di puncak Gunung Ijen dengan tinggi 2.443 meter diatas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah yang mencapai 5.466 hektar. Danau di kawah Ijen sendiri merupakan salah satu danau air sangat asam terbesar di dunia.

Kawah yang memiliki api biru ini masuk dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk menikmati api biru atau blue fire ini, biasanya terjadi setiap dini hari sekitar pukulu 02.00 hingga 04.00 WIB.

Selain kawah Ijen, blue fire yang unik ini bisa dilihat juga di Islandia. Sebagai para pelancong yang menyukai keindahan danau kawah di atas Gunung Ijen, harus berhati-hati dengan gas belerangnya.

Baca juga: Islandia (3): Sensasi Mekakjubkan ala Dunia Es Interstellar

Sebab, gas belerang ini bukan hanya membuat Anda batuk, pusing ataupun pingsan saja, melainkan bisa menyebabkan kematian. Karena hal ini, kawah Ijen sering sekali ditutup karena kandungan belerang yang terlalu tinggi.