Friday, April 17, 2026
HomeDaratUji Coba ke-2 Kereta Wisata Heritage Class alias KA Jaka Lalana, Kini...

Uji Coba ke-2 Kereta Wisata Heritage Class alias KA Jaka Lalana, Kini Menuju Stasiun Cikampek

Kereta wisata heritage class yang digadang-gadang akan beroperasi secara reguler sepertinya harus menunda waktu lagi. Ya, kereta wisata tersebut Selasa (14/4) kembali di uji coba dinamis dengan kecepatan yang maksimal. Rangkaian yang terdiri 2 unit kereta bertuliskan Heritage Class, 1 kereta makan dan 1 kereta pembangkit ini di jalankan sebagai uji coba dinamis melintas dari Stasiun Jatinegara sampai dengan Cikampek pulang pergi.

Rangkaian kereta wisata tersebut sebenarnya sudah di simpan di Depo Cipinang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan karena sebelumnya berada di Balai Yasa Manggarai. Rangkaian kereta tersebut keluar dari Depo Cipinang pada pukul 10.20 WIB menuju ke Stasiun Jatinegara. Saat memasuki stasiun, rangkaian uji coba yang berstatus Kereta Luar Biasa (KLB) itu menunggu perintah berjalan dari Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Jatinegara.

Pukul 10.40 WIB rangkaian KLB kereta wisata pun mulai berjalan bertolak dari Stasiun Jatinegara. Dengan ditarik lokomotif CC 201 83 15 Depo Induk Purwokerto (PWT), rangkaian pun mulai di uji kecepatannya hingga Stasiun Cikampek. Diketahui kecepatan mulai dari Jatinegara hingga Cikampek khusus untuk kereta api jarak jauh maksimal 110 km/jam. Begitu pula untuk uji coba dinamis rangkaian KLB ini yang di uji kecepatannya hingga maksimum 100 km/jam.

Perjalanan uji coba hingga tiba di Stasiun Cikampek sekitar 1 jam. Karena tidak ada rangkaian kereta yang mengharuskan KLB tersebut disusul, kereta wisata heritage class ini melaju pesat sampai dengan pemberhentian terakhir di Stasiun Cikampek.

Sesampainya di Cikampek, rangkaian KLB kembali di periksa secara keseluruhan. Mengingat ini adalah rangkaian baru hasil modifikasi, jelas bahwa pengecekan harus dilakukan secara teliti agar saat digunakan tetap terkendali.

Sebelumnya uji coba dinamis dilakukan pertama kali di lintas Bogor – Sukabumi – Cianjur pulang pergi pada Desember 2025. Kereta Heritage Class mulanya bernama Djoko Kendil. Kereta ini merupakan bekas kereta tidur Java Nacht Express buatan tahun 1938 yang dioperasikan oleh Staatsspoorwegen.

Adapun nama Djoko Kendil diambil dari hikayat seorang putri Kerajaan Brawijaya yang jatuh cinta kepada Djoko Kendil, seorang pemuda dari kalangan masyarakat biasa. Menurut informasi yang beredar di media sosial, kereta ini digadang-gadang akan beroperasi dengan nama Kereta Api Jaka Lalana tujuan Gambir, Bogor, Sukabumi, Cianjur.

Sebenarnya, kereta tersebut akan dirilis secara resmi pada pertengahan Desember 2025 mendatang. Namun PT Kerata Api Indonesia Persero (KAI) menunda pengoperasian Kereta Api Jaka Lalana jurusan Jakarta – Cianjur sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan karena masih fokus penanganan bencana di Sumatera.

Setelah lakukan uji coba dinamis yang kedua, berharap ada titik terang informasi mengenai pengoperasian Kereta Wisata Jaka Lalana tersebut. Agar masyarakat penikmat kereta api bisa merasakan kemewahan dan merasakan nuansa heritage saat berada di dalam kereta sambil menikmati pemandangan alam yang luar biasa di Jawa Barat.

Begini Penampakan KA Wisata Jaka Lalana Saat Lakukan Uji Coba

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru