Unik! Berangkat Lebih Awal, Operator Kereta di Jepang Justru Meminta Maaf Kepada Penumpang

0
Ilustrasi Kereta Commuter di Jepang. Sumber: j-cul.com

Sebagai salah satu negara di dunia yang menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, Jepang ternyata selalu menjaga ritme On Time Performance (OTP) di semua bidang, termasuk perkeretaapiannya. Jika operator dalam negeri akan meminta maaf kepada penumpang jika terjadi keterlambatan keberangkatan, lain halnya dengan Jepang yang akan meminta maaf kepada para penumpang jika keberangkatan moda transportasi umumnya dimajukan, bahkan dalam hitungan detik saja.

Baca Juga: Inilah 10 Kereta Tercepat di Dunia

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newsweek.com (16/11/2017), sebuah kereta yang dijadwalkan berangkat dari stasiun Minami-Nagareyama pada pukul 09:44:40 waktu setempat, mengalami reschedule yang mengakibatkan kereta berangkat 20 detik lebih cepat dari jadwal semula. Kejadian yang terjadi pada Selasa (14/11/2017) ini mendorong operator Tsukuba Express untuk memberikan permintaan maaf yang tulus kepada penumpang.

Diketahui, stasiun ini dilalui oleh kereta yang menghubungkan Tsukuba, sebuah kota yang terletak di sebelah utara Kantō, dengan stasiun Akihabara di Tokyo. Dalam sebuah siaran pers yang dipublikasikan di laman resminya, perusahaan Railway Intercity Metropolitan meminta maaf atas insiden keberangkatan lebih awal tersebut. Dalam pernyataan tersebut, perusahaan berdalih bahwa kejadian tersebut terjadi karena awak kereta tidak secara detail memeriksa waktu keberangkatan.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada pelanggan kami,” tulis Railway Intercity Metropolitan dalam pernyataan tersebut. Perusahaan yang berdiri sejak 15 Maret 1991 itu juga mengaku tidak menerima keluhan dari penumpang terkait insiden yang bisa dibilang unik itu. Lebih lanjut, perusahaan tersebut menambahkan bahwa mereka tengah mendiskusikan kejadian ini dan mengingatkan kepada seluruh kru agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Diketahui, sistem perkeretaapian di Jepang merupakan tulang punggung masyarakat yang mengandalkan mobilitas sehari-harinya pada transportasi umum berbasis massal, dan dinilai sebagai salah satu sistem transportasi umum yang paling efisien di dunia.

Sumber: japanesestation.com

Berbeda dengan beberapa kasus yang pernah terjadi sebelumnya, dimana operator kereta lebih banyak meminta maaf akibat keterlambatan keberangkatan ketimbang meminta maaf karena telah memajukan waktu keberangkatan. Budaya sistem transportasi umum di Jepang yang sangat tepat waktu, bagaimanapun, bertujuan untuk mendapatkan catatan sempurna tentang kepatuhan jadwal keberangkatan setiap modanya.

Baca Juga: 5 Stasiun Tersibuk di Dunia, Semua Ada Di Jepang!

Saking tepat waktunya, operator kereta sampai harus mengerahkan kru lapangan yang akan mendorong Anda ke dalam kereta di kala peak hours. Ini bertujuan untuk tetap menjaga kereta berangkat tepat waktu.

 

Leave a Reply