Video Dua Penumpang SMRT Berkelahi Viral. Warganet: Keduanya Bersalah

0
Perkelahian penumpang di dalam MRT Singapura

Biasanya perjalanan di MRT Singapura aman, damai dan lancar tanpa hal yang tidak diinginkan. Namun, belum lama ini penumpang tanpa masker berperilaku tidak baik dan terlibat dalam perselisihan dengan penumpang lain di dalam kereta yang tengah mengular.

Baca juga: Akibat Adu Mulut di Dalam Kereta, Berlanjut Adu Jotos di Peron

Dilansir KabarPenumpang.com dari mustsharenews.com (26/9/2021), pertengkaran penumpang ini terekam dalam sebuah video dan kemudian diunggah ke media sosial. Dalam video terlihat seorang penumpang berbaju merah tanpa menggunakan masker berjalan di sepanjang gerbong kereta.

Kemudian tak lama ada pengumuman yang mengatakan kereta akan tiba di Yio Chu Kang. Lalu pria tanpa masker tersebut mendekati penumpang dan meneriaki mereka. Karena tidak nyaman dengan situasi itu, seorang penumpang pindah ke gerbong lainnya.

Tak lama, penumpang tanpa masker tersebut telah menemukan ‘target’ acak lain untuk dikejar. Dia langsung mencondongkan tubuh ke kursi dan tampak berbicara dengan penumpang itu. Lalu meninggikan suaranya dan berteriak dengan kata-kata kasar dalam bahasa Hokkien sehingga membuat penumpang lain khawatir.

Bahkan penumpang lainnya akhirnya berpindah gerbong karena hal itu. Setelah itu, perkelahian antar penumpang tanpa masker dan penumpang yang duduk di kursi pecah dan dia mengayunkan tangannya seolah ingin berkelahi. Tapi penumpang yang duduk itu kemudian berdiri dan menampar pria tanpa masker hingga jatuh ke belakang.

Pria tanpa masker lalu bangkit, mendekati penumpang yang tengah duduk dan perkelahian terjadi antara keduanya. Ketika terus berusaha melawan, penumpang yang duduk mencoba berdiri dari kursinya. Tapi penumpang tanpa masker itu memegang penumpang duduk, namun dia kemudian di dorong lagi hingga terjatuh.

Warganet yang melihat video yang viral itu menyesalkan adanya perkelahian dalam kereta. Bahkan warganet mengatakan keduanya bersalah karena saling memukul satu dan lainnya. Video viral ini kemudian dikonfirmasi oleh SMRT.

Baca juga: Cuma Squat 20 Kali, Penumpang Bisa Naik MRT Singapura Gratis

Mereka memberikan pernyataan tentang masalah yang terjadi dalam kereta mereka. Untuk diketahui, dalam video satu menit itu, tidak semua pemukulan terlihat jelas, tetapi masalah perkelahian di ruang publik adalah yang salah dan pihak berwenang bisa mengambil tindakan kepada penumpang yang membuat keributan di transportasi umum.