Perjalanan kereta api dengan rute Jakarta/Bandung – Malang kini sudah semakin nyaman dan berkesan. Kereta api yang bervariatif membuat masyarakat yang ingin ke kota julukan apel ini makin dimudahkan. Mulai dari kelas ekonomi hingga kelas eksekutif bahkan VIP, membuat perjalanan tentu terasa nyaman.
Seperti diketahui beberapa kereta api yang mondar-mandir dari Jakarta ataupun Bandung ke Malang maupun sebaliknya diantaranya adalah Kereta Api (KA) Matarmaja (Pasar Senen – Malang pp.), KA Majapahit (Pasar Senen – Malang pp.), KA Jayabaya (Pasar Senen – Malang pp.) KA Malabar (Bandung – Malang pp.), KA Brawijaya (Gambir – Malang pp.), dan KA Gajayana (Gambir – Malang pp.).
Nah, dari beberapa kereta yang disebutkan tadi ada beberapa kereta menggunakan terbaru yakni jenis Stainless Steel New Generation yang diproduksi dari PT Industri Kereta Api (INKA), diantaranya adalah KA Majapahit dan KA Jayabaya. Berbeda dari kedua rangkaian tersebut ada juga yang menggunakan jenis rangkaian New Generation Modifikasi dari Balai Yasa Manggarai, yaitu KA Matarmaja. Lalu bagaimana dengan rangkaian KA kelas eksekutif?
Ya, 2 rangkaian kelas eksekutif rute Jakarta (Gambir) – Malang pp. Terdiri dari KA Brawijaya dan Gajayana. Untuk rangkaian KA Brawijaya masih menggunakan jenis eksekutif new image yang diluncurkan pada tahun 2016 lalu. Nah, sedangkan untuk rangkaian KA Gajayana menggunakan rangkaian jenis stainless steel. Namun, beredar informasi bahwa KA Gajayana sudah menggunakan jenis stainless steel New Generation. Tentu ini merupakan kabar baik bagi penumpang yang setia menggunakan KA Gajayana.
Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba yang dikutip dari laman Kompas mengatakan, modernisasi sarana ini menjadi bagian dari penguatan layanan perjalanan jarak jauh untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan andal bagi pelanggan.
Rangkaian baru KA Gajayana ini resmi di operasikan sejak tanggal 10 Januari 2026 dengan keberangkatan awal dari Stasiun Malang sebagai kereta api dengan nomor KA 35 pada pukul 14:55 WIB. Perluasan penggunaan rangkaian KA Gajayana tersebut berlanjut pada 11 Januari 2026 atau keesokan harinya sebagai KA Gajayana rute Gambir – Malang.
Tak hanya itu, rangkaian tersebut juga digunakan sebagai KA Parahyangan bernomor KA 132 – 133 dengan relasi Gambir–Bandung (PP). Tentu penumpang yang ingin ke Bandung maupun sebaliknya menggunakan jadwal tersebut pasti juga merasakan kenyamanan dengan rangkaian New Generation.
Dalam satu kali perjalanan, rangkaian KA Gajayana terdiri atas 8 Kereta Eksekutif (K1) SSNG, 1 Kereta Makan (M1) SSNG, 1 Kereta Luxury Generasi Kedua, serta 1 Kereta Pembangkit SSNG. Rangkaian baru ini menghadirkan pembaruan desain interior, kursi ergonomis, sistem informasi perjalanan, serta peningkatan keandalan sarana.
Dari informasi KA Gajayana yang menggunakan rangkaian stainless steel New Generation ternyata baru – baru ini ada pula rangkaian yang menggunakan jenis yang sama. Namun rangkaian ini terdiri dari kelas ekonomi dan eksekutif. Adalah KA Ranggajati dengan rute Cirebon – Jember pp.
Diketahui sebelumnya, KA Ranggajati menggunakan kelas bisnis dan eksekutif yang merupakan rangkaian bekas kereta api dengan rute Jakarta – Cirebon. Namun terjadi pembaharuan untuk kelas ekonominya, yakni menjadi jenis New Generation modifikasi balai yasa.
Seperti tak mau kalah, satu hari setelah rangkaian KA Gajayana menggunakan stainless steel New Generation, ternyata rangkaian KA Ranggajati pun juga menggunakan rangkaian yang sama. Ini menggambarkan bahwa kereta api semakin maju dan berkembang terutama pelayanan untuk kenyamanan para penumpang setianya.
KA Ranggajati menggunakan rangkaian baru tersebut dimulai pada 11 Januari 2026 dengan keberangkatan dari Stasiun Cirebon pada pukul 07:00 WIB sampai dengan Stasiun Jember pukul 20:25 WIB. Penumpang sudah bisa merasakan rangkaian baru tersebut setiap hari dengan pelayanan yang lebih maksimal.
Tak hanya sebagai KA Ranggjati, saat weekend atau libur nasional, rangkaian yang semula digunakan sebagai KA Ranggajati tentunya akan digunakan sebagai KA Cheribon Fakultatif. KA tersebut berangkat dari Stasiun Cirebon pada pukul 20:30 WIB dan keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 23:55 WIB.
Dikabarkan sebelumnya, hingga November 2025, KAI telah menerima 34 trainset Stainless Steel New Generation produksi PT INKA tahun 2025 yang terdiri dari kereta penumpang, kereta makan, dan kereta pembangkit. Kehadiran sarana baru ini dapat memperkuat kapasitas pelayanan sekaligus kesiapan operasional KAI dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat.
Menjajal Sensasi KA Gajayana “Next Generation” dari Malang ke Jakarta
