Warisan Sempati Air, Inilah Maskapai yang Masih Operasikan Fokker 70

0
Fokker 70 Alliance Airlines. Foto: Alan Wilson via Flickr

Fokker 70 di masanya sempat menjadi pesawat paling populer di Eropa. Meski begitu, maskapai pertama yang mengoperasikan pesawat tersebut bukan datang dari Benua Biru, melainkan dari Indonesia bersama Sempati Air pada bulan Maret 1995; di samping Pelita Air yang turut mengoperasikan pesawat itu tak lama setelahnya.

Baca juga: Kisah Pesawat Buatan Putra Blitar yang Sempat Jadi Andalan TNI AU, Fokker F-27 dan F-28

Sayangnya, setelah 47 unit pesawat dan satu prototipe diproduksi, mulai tahun 1993 hingga 1996, produksi akhirnya distop. Menariknya, usai puluhan tahun, masih ada 21 pesawat aktif yang melayani tujuh airlines di dunia.

Dari data ch-aviation.com, dari tujuh operator yang masih mengoperasikan Fokker 70, satu yang terbesar adalah maskapai penerbangan regional Australia, Alliance Airlines, dengan total 14 armada. Dua di antaranya sudah tidak aktif terbang. Rata-rata pesawat tersebut berusia 26 tahun atau produk keluaran terakhir sebelum dihentikan.

Meski begitu, perlu dicatat, dari 12 unit Fokker 70 aktif milik Alliance Airlines, empat di antaranya dioperasikan oleh Virgin Australia.

Alliance Airlines dalam laman resminya terlihat sangat bangga mengoperasikan Fokker 70 meskipun usianya tak lagi muda. Tak heran, maskapai yang didirikan tahun 2002 ini sampai membeli pesawat Fokker 70 bekas, seperti VH-QQX yang dibeli dari Malev Hungarian Airlines pada tahun 2011 silam dan VH-NUO dari Austrian Airlines pada bulan Februari 2019.

Menariknya, pesawat tersebut (VH-NUO), sebelum digunakan Austrian Airlines, pernah digunakan juga oleh Tyrolean Airways dan Sempati Air. Itu berarti, pesawat dengan nomor registrasi tersebut adalah pesawat Fokker 70 pertama yang beroperasi bersama maskapai, mengingat Sempati Air adalah pengguna pertama pesawat ini pada bulan Maret 1995.

Selain Alliance Airlines, ada juga maskapai nasional Papua Nugini, Papa New Guinea, yang juga mengoperasikan pesawat berkapasitas 80 penumpang ini.

Disebutkan, maskapai ini total memiliki enam pesawat, dimana hanya dua di antaranya yang aktif beroperasi. Demikian juga dengan Fly All Ways Airlines. Maskapai nasional Suriname itu juga memiliki dua pesawat Fokker 70 aktif.

Dari Afrika, maskapai Kenya, Jetways Airlines, juga mengoperasikan satu Fokker 70 dengan nomor registrasi 5Y-JWF yang berusia 24,5 tahun. Satu maskapai terakhir ialah JetAir Caribbean. Maskapai ini total memiliki dua pesawat yang teregistrasi sebagai PJ-JAC dan PJ-JAB. Dari dua itu, hanya PJ-JAC yang masih aktif beroperasi.

Dengan begitu, genap sudah total enam maskapai komersial yang mengoperasikan 18 pesawat Fokker 70. Adapun satu operator sisanya datang dari militer dengan total tiga unit.

Baca juga: Hari Ini, Fokker Resmi Bangkrut Gegara Sederet Masalah, Salah Satunya Kebanyakan Pesanan

Kenya, selain memiliki Fokker 70 yang beroperasi bersama Jetways Airlines, juga memiliki satu Fokker 70 lainnya yang beroperasi bersama Angkatan Udara Nasional. Pesawat tersebut diregistrasi sebagai KAF308 berusia 26,1 tahun. Pesawat ini diplot sebagai pesawat VIP dan dilengkapi dengan 26 kursi.

Dua Fokker 70 aktif sisanya dioperasikan Angkatan Udara Myanmar. Pesawat yang dahulunya dioperasikan KLM Cityhopper ini tak dioperasikan sebagai angkutan VIP, sebagaimana di Kenya. Tetapi, tetap dikonfigurasi layaknya maskapai komersial dengan mempertahankan 80 kursi penumpang.