WheelTug, Dukung Pergerakan Pesawat Lebih Cepat di Area Terminal

0
Sumber: newatlas.com

Menunggu pesawat merapat ke arah gate ruang tunggu memang hal yang membosankan , karena tidak jarang Anda dipaksa menunggu lama untuk proses ini. Guna meningkatkan layanan ini, terciptalah sebuah inovasi berupa roda bermotor listrik yang memungkinkan pesawat yang hendak pushback dari atau menuju gerbang lebih cepat dan tidak memerlukan kendaraan bantu lagi. Dengan begitu, efisiensi waktu di keseluruhan operasional pun dapat tercapai.

Baca Juga: Antisipasi Peningkatan Lalu Lintas Drone, Airbus A³ Hadirkan Altiscope

Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (7/12/2017), sebuah perusahaan teknik bernama Striling Dynamics bekerja sama dengan WheelTug dalam merancang roda bermotor listrik tersebut, yang hingga saat ini, roda tersebut hanya bisa digunakan oleh Boeing 737NG. Menurut data yang dikumpulkan oleh Flightwatching, sebanyak 98 persen pushback yang dilakukan pesawat dari gate memakan waktu 13 menit. Angka tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan yang akan berdampak bukan hanya pada penumpang saja, melainkan jadwal penerbangan maskapai lain pun bisa saja terganggu.

Dengan menggunakan WheelTug, yang kebetulan nama produknya sama dengan nama perusahaannya, pilot dapat menggerakkan pesawat maju mundur tanpa harus mengandalkan aircraft towing lagi. Pihak perusahaan menilai, penggunaan WheelTug dapat memangkas waktu pushback tersebut hingga minimal tujuh menit per penerbangan. Namun tentu saja, roda ini tidak bisa serta-merta dipasang begitu saja. Diperlukan analisis khusus sebelum memasang roda bermotor listrik ini.

Nantinya, Striling Dynamics akan mencocokkan desain dan sertifikasi WheelTug dengan Boeing. Fase ini akan melibatkan teknik reverse engineering, analisis roda, analisis landing gear, analisis keselamatan, hingga analisis tegangan struktural. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari teknologi inovatif ini. Dengan kontrak kerja sama ini, melecut kamu untuk memastikan produksi inovatif WheelTug dapat dipasarkan sesegera mungkin,” kata Manajer Bisnis Aerospace Stirling, Bandula Pathinayake.

Baca Juga: Lama Tak Dipikirkan, Glasgow Canangkan Travelator Sebagai Solusi Transportasi

Memang, dewasa ini para pegiat bisnis di dunia aviasi tengah menekan efektifitas dan efisiensi dari banyak faktor. Seperti halnya yang terjadi di Bandara Internasional Glasgow, dimana bandara tersebut berencana untuk menghadirkan sebuah travelator yang menghubungkan terminal dengan stasiun kereta bandara. Pengadaan travelator tersebut dipercaya dapat mempersingkat estimasi perjalanan calon penumpang menuju terminal menjadi delapan menit saja.

Leave a Reply