(1) 15 Inovasi Interior Cegah Penyebaran Covid-19 di Pesawat, Nomor 8 Paling Canggih

0
Inovasi interior untuk menekan transmisi penyebaran corona di pesawat. Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Berbagai inovasi dilakukan berbagai perusahaan global guna mencegah penyebaran virus corona di pesawat. Umumnya masih dengan cara konservatif –sekalipun tetap inovatif- seperti membuat sekat partisi di kursi dengan beragam bentuk hingga memutar kursi dengan menghadap ke belakang.

Baca juga: (2) 15 Inovasi Interior Cegah Penyebaran Covid-19 di Pesawat, Nomor 12 Dinilai Paling Aman

Meskipun demikian, tak sedikit inovasi dari berbagai perusahaan di dunia yang menembus batas-batas normal, seperti membuat sekat udara antar penumpang. Dikutip KabarPenumpang.com dari aircraftinteriorsinternational.com, untuk lebih lengkapnya, berikut daftar 15 inovasi interior guna mencegah paparan virus corona di pesawat.

1. HeadZone

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Produk besutan Factorydesign bisa dibilang inovatif, bukan hanya untuk mencegah paparan corona antar penumpang, melainkan juga ramah lingkungan. Sebab, HeadZone terbuat dari kardus bekas daur ulang. Karena terbuat dari kardus, produk besutan perusahaan asal Inggris ini bisa dengan mudah dilipat dan dibongkar pasang di kursi. Menariknya, produk ini juga bisa dipasangi iklan. Jadi, sangat multifungsi guna menyokong pendapatan maskapai.

2. Isolate Screen

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Tak hanya membuat HeadZone, Factorydesign juga membuat Isolate Screen. Isolate Screen berupa sekat termoplastik transparan. Selain itu, Isolatet Screen juga dilengkapi dengan armrest. Jadi bisa lebih nyaman. Hal itu dimungkinkan dengan memanfaatkan kursi tengah yang dikosongkan maskapai. Dengan begitu, upaya physical distancing bisa lebih maksimal.

3. Soft Cabin Divider

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Soft Cabin Divider berfungsi untuk menyekat udara antara satu row dengan row lainnya, bukan menyekat antar kursi penumpang, sebagaimana produk inovasi interior anti Covid-19. Selain itu, produk ini juga mengganggu pemandangan penumpang lain yang berada di belakang. Jadi, disebut kurang maksimal. Meskipun demikian, produk besutan Jamco America tetap memiliki beberapa kelebihan, seperti fleksibel dan mudah dipasang mengikuti lekukan kursi.

4. Disposable Seat Covers

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Disposable Seat Covers mungkin salah satu produk paling boros. Sebab, produk sejenis sarung jok besutan AviationRFI ini memang didesain hanya untuk sekali pakai. Namun, esensinya tetap sama dengan produk inovatif lainnya, mencegah paparan corona di pesawat, khususnya partikel corona yang tertinggal di kursi pesawat. Produk ini terbuat dari kain PPE berstandar medis, jadi dapat di daur ulang.

5. Glass Shields

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Perusahaan asal Belanda, Aviation Glass, merilis produk AeroGlassShield untuk mencegah paparan virus corona antar penumpang dengan sekat kaca transparan. Produk ini diklaim sudah melewati sertifikasi badan keamanan dan keselamatan penerbangan Eropa atau EASA. AeroGlassShield disebut tahan gores, tahan api, dan mudah dibersihkan, serta bobotnya lebih ringan daripada plexiglass.

6. Removable Divider System

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Removable Divider System (RDS) Shield keluaran Aerofoam Industries secara prinsip nyaris sama dengan produk lainnya, berupa sekat partisi transparan yang mudah dibersihkan. Produk ini juga mudah dibongkar pasang serta disesuaikan dengan kebutuhan. Kelebihannya, mungkin terletak pada cup holders and recessed stowage sebagai fitur tambahan untuk penumpang. Selebihnya, sama saja.

Baca juga: Bersiaplah, Ajang Crystal Cabin Awards Akan Hadirkan Desain Kabin Pesawat Masa Depan

7. Passenger Protection Screens

Foto: aircraftinteriorsinternational.com

Autostop Aviation biasanya hanya memproduksi sarung jok, namun belakangan perusahan asal Serbia itu diminta untuk membuat sekat partisi transparan oleh maskapai penerbangan di negara tersebut. Produk ini dikabarkan telah melewati sertifikasi dari EASA.

8. Invisibel AirShield

Invisible AirShield yang diklaim mampu mencegah penyebaran virus corona di kabin pesawat. Foto: CNN International

Invisible AirShield berfungsi untuk melindungi penumpang yang satu dari penumpang lainnya melalui sekat udara –layaknya sekat partisi pada produk dari perusahaan lainnya- serta meningkatkan aliran udara dan membantu menekan penyebaran kuman di dalam kabin. Produk besutan perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Teague, ini ditempel di overhead cabin dan menyemburkan udara yang mengurung penumpang, sehingga transmisi partikel antar penumpang bisa terisolir.

Leave a Reply