200 Awak Kabin Air India Kena PHK dan 50 Pilot Ditolak Pengunduran Dirinya

0
Trip Advisor

Sebanyak 200 orang awak kabin yang baru-baru ini dilantik berdasarkan kontrak telah diberhentikan oleh Air India. Para awak kabin ini diberhentikan karena Covid-19 yang menyebabkan penangguhan penerbangan domestik dan internasional sejak akhir Maret yang berdampak buruk pada penerbangan sipil.

Baca juga: Berhentikan 400 Pilot dan Ribuan Awak Kabin, Emirates Lakukan PHK Gelombang Kedua

Tak hanya itu, 50 pilot Air India melakukan pengunduran diri tetapi ditolak oleh manajemen maskapai nasional tersebut. KabarPenumpang.com melansir laman hindustantimes.com (11/7/2020), keputusan ditolaknya surat pengunduran diri dari 50 pilot tersebut diambil setelah manajemen Air India bertemu dengan perwakilan serikat pilot pada 8 Juli 2020 kemarin.

Hal ini kemudian membuat seorang pilot senior mengatakan, manajemen perlu melihat karyawan dengan belas kasihan di tengah masa sulit ini. Bahkan Asosiasi Pilot Komersial India (ICPA) juga mempertanyakan otoritas Air India terkait langkah-langkah yang telah mereka ambil itu.

Atas hal ini, pada 6 Juli 2020, serikat pekerja menulis surat kepada Rajiv Bansal yang merupakan direktur sementara dan sekaligus menjabat direktur pelaksana, di mana mereka mendesak manajemen untuk memastikan bahwa presentase tetap dipotong dari gaji karyawan berdasarkan pendapatan serta menerapkan cuti bulanan tanpa gaji untuk semua staf karena operasional terputus akibat Covid-19. Mereka juga menuntut agar 25 persen dari gaji mereka yang tertunda segera dihapus dan mereka diizinkan untuk keluar dari pekerjaan dengan segera jika cuti bulanan tanpa gaji tidak diterapkan untuk semua karyawan.

Menurut salah seorang pejabat senior Air India, pemutusan hak kerja atau PHK merupakan normal baru karena pandemi telah meningkatkan kesengsaraan pada maskapai tersebut. Pejabat tersebut menambahkan, surat dari serikat pekerja itu bahkan menggerakkan berbagai hal di mana para kepala departemen telah gagal mengatasi situasi dan membela para karyawan yang telah dipecat.

“Krisis semakin dalam, karena sejumlah penerbangan beroperasi di tengah pandemi. Manajemen perlu mempelajari departemen-departemen yang tidak beroperasi dan beroperasi serta mengurangi tenaga kerja di tengah-tengah krisis keuangan yang akut,” kata seorang pensiunan pejabat Air India.

Baca juga: Puluhan Ribu Karyawan British Airways Kena PHK Massal, Benarkah?

Karena hal ini, juru bicara Air India menolak untuk mengomentari perselisihan yang terjadi antara karyawan dan manajemen.

“Ini adalah masalah internal yang tidak ingin kami berikan komentar,” katanya

Leave a Reply