21 Penerbangan dalam 5 Hari, Dilakoni Penumpang ini Demi Status “VIP”

Pernah merasa perlu memiliki status VIP dalam sebuah penerbangan? Mungkin beberapa diantar Anda perlu apalagi bisa menikmati lounge maskapai di bandara secara cuma-cuma. Belum lama ini, seorang penumpang asal Denmark mempertahankan posisi VIP nya untuk maskapai airBaltic.

Baca juga: Dongkrak Pengalaman Penumpang, Singapore Airlines Siap “Rombak” Lounge di Changi

Penumpang bernama Morten Nielsen ini melakukan 21 penerbangan dalam lima hari demi mempertahankan status VIP-nya. Nielsen mengatakan, untuk mendapatkan stastus VIP dia harus melakukan 60 penerbangan dalam setahun.

“Saya sudah 39 kali penerbangan dan hampir VIP saya hanya perlu 21 penerbangan lainnya,” kata dia sebelum melakukan penerbangan sisanya.

Untuk menghabiskan sisa 21 perjalanan lain, Nielsen yang menggunakan airBaltic tersebut menyusun rencana perjalanannya untuk terbang bolak-balik dengan rute Riga dan Tallin. Kemudian sesekali mengambil perjalanan ke Liepaja atau Vilnius dan mengakhiri perjalanannya di Berlin, Jerman.

Setelah dia menyelesaikan perjalanannya, airBaltic merayakan pencapaian tersebut dan mengundang Nielsen untuk mencoba simulator Boeing 737 di Riga. Walaupun masuk akal bagi mereka yang hanya beberapa penerbangan untuk mendapatkan status tier untuk terbang demi poin, 22 penerbangan tampaknya sedikit ekstrem. Mr Nielsen mengklaim bahwa ia hampir berstatus VIP meskipun hanya 2/3 dari total, dan 1/3 dari tingkat sebelumnya.

CEO airBaltic, Martin Gauss mengatakan, ini tampak ekstrem dan maskapai harus mempertanyakan tanggung jawab penerbangan apakah benar-benar layak sebelum stastus VIP diberikan, apalagi dia membayar sendiri.

“Kami memiliki manajemen cahaya, kami memiliki manajemen pendingin udara, kami ingin pergi untuk operasi tanah listrik. Jadi kami akan melakukan banyak hal pada keberlanjutan untuk mengurangi jejak kami lebih jauh dan saya pikir maskapai lain melakukan hal yang sama,” kata dia.

Namun, dengan mempromosikan perjalanan udara Nielsen, airBaltic mengambil langkah kecil ke belakang.

“Meskipun ini tentu saja merupakan prestasi bagi Mr Nielsen, saya tidak percaya bahwa itu adalah ide terbaik bagi maskapai untuk secara terbuka menghargai upaya tersebut. Saya tidak setuju dengan Mr Nielsen yang dihargai oleh maskapai, namun, dengan menghasilkan publisitas, Baltic berpotensi memberikan insentif kepada orang lain untuk pencapaian yang lebih baik,” tambah Gauss.

Adanya perjalanan ini membuat maskapai berkomentar, karena sering terbang dan menyukai penerbangan, penumpang yang difilmkan di video VIP Run ingin mencapai status VIP untuk menikmati manfaatnya, yang membuat perjalanan lebih nyaman. Upaya yang ditingkatkan untuk mencapai status VIP ini adalah inisiatifnya, dan ia menanggung semua biaya untuk tiket penerbangan sendiri.

Baca juga: Cathay Pacific Hadirkan Lounge Untuk Yoga dan Meditasi di Bandara Hong Kong

Sebagai salah satu maskapai penerbangan paling inovatif secara global, airBaltic berkomitmen kuat untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan. Maskapai telah melakukan berbagai proyek dengan tujuan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi CO2 dan emisi lainnya.