42 Technology Tawarkan Konsep Integrasi Kabin Penumpang dan Bagasi di Gerbong

0
sumber: 42 Technology

Sebuah firma asal Inggris, 42 Technology menjadi salah satu dari tiga pemenang dalam sebuah kompetisi ‘Tomorrow’s Train Design Today’ yang diadakan pada tahun 2015 silam. Sesuai dengan namanya, kompetisi tersebut membuka kesempatan bagi para pesertanya untuk mendesain sebuah kereta yang belum pernah ada sebelumnya, tentu saja dengan kelebihannya masing-masing. 42 Technology menetaskan sebuah ide dimana penumpang dapat berada di dalam satu gerbong bersama dengan barang bawaan mereka sendiri yang biasanya di simpan di bagasi. Kini, hanya tinggal menunggu waktu agar dapat merasakan kelebihan dari ide tersebut.

Baca Juga: Jerman Siap Operasikan Kereta Penumpang Tanpa Emisi Pada 2018

Ialah Zane van Romunde dari 42 Technology yang mulai memperkenalkan sistem tempat duduk baru di kereta. Pameran Railtex 2017 yang diadakan pada tanggal 9-11 Mei 2017 di Birmingham, Inggris tersebut seolah menjadi saksi pengenalan tempat duduk baru tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Zane mengutarakan ide ini tercetus ketika pihak 42 Technology ditugaskan untuk menghabiskan dana senilai 2,2 juta Euro dari pihak penyelenggara untuk membuat sebuah  desain yang nantinya akan dipertimbangkan untuk menjadi masa depan perkereta-apian. Pagelaran tersebut diadakan oleh tim FutureRailway dari Rail Safety and Standards Board (RSSB) Inggris.

Zane van Romunde. Sumber: 42Technology

Zane mengungkapkan ide tersebut berupa pembuatan gerbong yang bisa dikonfigurasi untuk membawa penumpang atau barang secara berbarengan ketika dibutuhkan. Tujuan utama dibalik ide ini adalah untuk mengurangi emisi yang ditimbulkan dari moda darat berbasis massa seperti kereta api. Sistem dengan nama Adaptable Carriage ini bekerja dengan membiarkan kursi dan meja disimpan secara otomatis untuk menciptakan ruang yang bisa digunakan untuk menyimpan barang.

Baca Juga: Ikuti Perkembangan Jaman, Kereta-Kereta Ini Pasang Teknologi Teranyar

Zane mengatakan dengan mengadaptasi sistem ini memungkinkan gerbong dapat mengangkut penumpang yang lebih signifikan, terutama pada layanan off-peak. “Membawa barang ke kereta bukanlah ide baru, namun memiliki ruang fleksibel yang bisa dikonfigurasi untuk membawa penumpang atau barang merupakan gagasan pertama yang ada di dunia,” tukas Zane percaya diri. Pihak 42 Technology mengatakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga menit untuk merubah mode tempat duduk menjadi ruang untuk menyimpan barang, dan semuanya dilakukan tanpa tenaga manusia alias otomatis.

Sumber: 42Technology

Kursi dan meja yang terdapat di gerbong ini saling terhubung satu sama lain dan menempel pada bagian dinding gerbong. Terdapat juga sebuah mesin otomatis yang berada di balik dinding gerbong yang digunakan untuk memindahkan rangkaian kursi dan meja tersebut. Zane mengingatkan bahwa konfigurasi tersebut hanya berfungsi untuk membawa penumpang atau barang, tidak untuk keduanya dalam waktu yang bersamaan.

Namun, dibalik titel pemenang yang disandang oleh 42 Technology dengan temuannya ini, bukan berarti mereka bebas dari kendala di masa yang akan datang. “Menemukan cara untuk menambahkan mekanisme yang diperlukan tanpa mengubah struktur atau tata letak gerbong, serta memastikan sistem tersebut memenuhi prosedur peraturan dan keselamatan,” terang Zane.

Baca Juga: Peuyeum Dilarang Masuk Kabin Kereta?

Pertanyaan muncul ketika sistem ini dikhawatirkan akan mengurangi jumlah bangku normal pada sebuah gerbong kereta. “Sistem ini telah dirancang secara khusus sebagai sistem modular yang fleksibel, sehingga tidak berdampak pada tata letak kereta saat ini dan dapat mengakomodasi jumlah meja atau format tempat duduk yang dibutuhkan oleh operator kereta api,” jawabnya. “Kami (42 Technology) memperkirakan sistem ini dapat mulai diadaptasi pada tiga tahun mendatang.” Tutup Zane.

Leave a Reply