Tak bisa dipungkiri bahwa tiap pekerjaan memiliki banyak risiko yang dihadapi dalam menjalankan tugas. Apalagi bertugas di ruang terbuka yang bisa saja mengancam berbagai hal yang bisa saja terjadi. Namun, jika pekerjaan tersebit memiliki optimis yang tinggi, tentu pekerjaan tersebut akan selalu terjaga dan terjamin keselamatannya.
Seperti halnya tiap petugas yang memeriksa jalan rel. Pekerjaan ini memang tak mudah dan penuh dengan risiko berat. Apalagi menghadapi situasi yang terkadang tidak memungkinkan. Karena bekerja langsung di lapangan membuat petugas ini harus memiliki tingkat fokusnya yang tinggi agar pekerjaan tetap selalu terjaga dan keselamatan yang sesuai standar operasional.
Di wilayah PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, sebanyak 96 personel Petugas Pemeriksa Jalan Rel bertugas memeriksa prasarana rel sepanjang 895.667,5 meter jalur kereta api. Tugas ini tentu bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari sistem pengamanan berlapis (multi layer safety system) untuk memastikan setiap perjalanan kereta api berlangsung selamat.
Pemeriksaan dilakukan melalui dua metode, yaitu patroli jalan kaki untuk memastikan kondisi detail setiap komponen prasarana, serta menggunakan Kendaraan Pemeriksa Jalan Rel (KPJ) guna menjangkau lintasan yang lebih panjang secara efektif dan efisien.
Melalui metode ini, potensi gangguan seperti kelonggaran penambat, retak rel, kondisi bantalan, ketebalan bahu balas, hingga fungsi wesel dapat terdeteksi sejak dini sebelum berdampak terhadap operasional. PPJ memeriksa secara menyeluruh seluruh elemen jalur, mulai dari rel, sambungan rel, penambat, bantalan, ballast (balas), hingga komponen wesel.
Setiap temuan dicatat dan segera ditindaklanjuti melalui mekanisme perawatan atau perbaikan cepat (quick response maintenance) guna mencegah terjadinya gangguan perjalanan. Di Daop 1 Jakarta, pemeriksaan difokuskan pada lintas-lintas strategis dengan frekuensi perjalanan tinggi, antara lain Jakarta Kota – Cikampek, Manggarai – Cikampek, Tanah Abang – Merak, Duri – Basuta, Duri – Tangerang, Jakarta Kota – Tanjung Priok, serta lintas Loop Line.
Jalur-jalur tersebut melayani perjalanan kereta api jarak jauh maupun komuter dengan tingkat kepadatan yang tinggi, sehingga pengawasan prasarana dilakukan secara ketat dan berkelanjutan. Tentunya KAI Daop 1 Jakarta selalu memiliki personel PPJ yang lebih siap untuk memperkuat pengawasan lintas.
Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan kesiapan prasarana menghadapi lonjakan operasional, sehingga pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman dan tenang.
Di balik setiap perjalanan kereta api yang tiba tepat waktu dan selamat sampai tujuan, terdapat dedikasi para Petugas Pemeriksa Jalan Rel yang tanpa lelah menyusuri setiap meter lintasan. Menjaga rel berarti menjaga keselamatan dan keselamatan adalah komitmen yang tidak dapat ditawar.
Tak Kenal Maka Tak Sayang, Inilah Sebenarnya Peran dan Tugas PKD!
