Air Force One Kini Dibuat Replika untuk Edukasi Publik

0
Replika Air Force One. Foto: Air Force One Experience

Pesawat Kepresidenan Amerika Serikat (Air Force One) belum lama ini mulai terbuka untuk umum. Namun, bukan Air Force One sungguhan yang biasa digunakan oleh Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump, melainkan sebuah Boeing 747 bekas yang disulap menjadi replika Air Force One.

Baca juga: Pentagon Umumkan Desain “Air Force One” Terbaru, Identik dengan Maskapai Trump Shuttle

Dilansir Simple Flying, niatan untuk membuat replika pesawat kepresidenan pertama kali muncul pada tahun 2016 lalu. Saat itu, setelah melalui riset sederhana, sebuah kelompok memutuskan untuk memulai proyek membuat replika pesawat Air Force One. Tujuannya, untuk mendidik publik, khususnya anak-anak, akan pentingnya demokrasi, tanggung jawab sipil, dan hak untuk memilih.

“Misi kami adalah mendidik generasi warga Amerika berikutnya tentang pentingnya demokrasi, tanggung jawab sipil, dan hak untuk memilih,” kata kelompok tersebut.

Di tahun tersebut, WJAR, salah satu stasiun TV di Amerika Serikat melaporkan bahwa sebuah Boeing 747-200F purna tugas dengan harga sewa sebear $2.000 per minggu, sedang dalam pengerjaan atau modifikasi ulang untuk proyek yang dinamakan ‘Air Force One Experience’ di Bandara Quonset State, Rhode Island, AS.

Interior replikasi Air Force One. Foto: Air Force One Experience

Setelah sempat terhenti, modifikasi dilanjutkan pada tahun 2017. Pesawat dengan nomor registrasi N485EV ini pun menggunakan corak yang identik dengan dua pesawat Boeing VC25-A atau Air Force One aktif. Itu dari sisi eksterior. Dari segi interior, modifikasi ulang menampilkan kabin depan layaknya Air Force One, seperti Ruang Konferensi, Kantor Kepresidenan, dan tempat tidur Presiden.

Pameran ‘Air Force One Experience’ memiliki tujuan pendidikan, dan terdiri dari tur mandiri selama tiga jam di dalam dan di sekitar pesawat. Saat ini hanya terbuka untuk kelompok sekolah. Pesawat dapat diangkut dengan kapal tongkang. Dengan demikian, replika tersebut telah dipamerkan di Washington, D.C. dan New York dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Setelah Tiga Dekade Dirahasiakan, Interior “Japanese Air Force One” Diperlihatkan ke Publik

Sebelum berubah nasib menjadi replika Air Force One, pesawat tersebut tercatat pernah beberapa kali membantu beberapa maskapai dunia. Pesawat pertama kali dikirim ke Singapore Airlines pada tahun 1973. Boeing 747-200 itu kemudian dipekerjakan di maskapai Flying Tiger Line dan Pan Am, sebelum akhirnya dikonversi ulang menjadi angkutan kargo.

Maskapai ini memasuki layanan sebagai kargo dengan Evergreen International Airlines pada tahun 1991, sebelum disewakan ke Saudi Arabian Airlines setahun kemudian. Pesawat kembali ke Evergreen pada tahun 2002, dan akhirnya ditarik setelah hampir 40 tahun beroperasi pada tahun 2012.

Leave a Reply