Airbus dan Layer Kembangkan Kursi Kelas Ekonomi dengan Material Tekstil Pintar

Sumber: dezeen.com

Sebuah perusahaan desain, Layer telah mengembangkan material tekstil pintar untuk digunakan sebagai bahan dasar kursi kelas ekonomi di manufaktur pesawat asal Eropa, Airbus. Nantinya dengan Inovasi ini memungkinkan para penumpang untuk memantau dan mengontrol kondisi kursi mereka menggunakan ponsel mereka.

Adapun konsep tempat duduk yang bernama “Move” ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman mengudara para penumpang di kelas ekonomi pada penerbangan jarak pendek hingga menengah.

Baca Juga: Dilema Seat Pitch, Maskapai Tambah Untung Penumpang Merana

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman dezeen.com (18/2/2019), saat ini kursi rajut yang berdiri di atas material komposit ringan masih dalam tahap prototipe. Rajutan digital dari bahan campuran wol poliester dengan benang konduktif terintegrasi dan terhubung ke serangkaian sensor ini digembar-gemborkan mampu mendeteksi tubuh si penumpang yang mendudukinya. Pendeteksian tersebut mencakup suhu tubuh, ketegangan kursi, tekanan, dan gerakan – beberapa gerakan yang dilakukan oleh penumpang dan kursi ini juga dapat dikonfigurasi melalui ponsel penumpang dengan menggunakan aplikasi Layer’s Move.

Sumber: dezeen.com

Aplikasi Move ini mampu menganalisis data yang dikumpulkan oleh sensor tersebut, dan mengirimkan pesan kepada penumpang tentang apa-apa saja yang dapat dilakukan penumpang untuk meningkatkan kenyamanan mereka selama mengudara. Ini juga termasuk sugesti terhadap penumpang untuk bangkit dari tempat duduk dan melakukan sejumlah gerakan ringan guna peregangan tubuh atau tetap terhidrasi.

Penumpang juga ‘memerintah’ kursi untuk melakukan pemijatan, dan sejumlah mode lain yang dapat meningkatkan kenyamanan dan pengalaman penumpang.

“Di Layer, kami percaya bahwa desain yang baik harus dapat diakses oleh semua orang,” ujar pendiri Layer, Benjamin Hubert.

“Kami sangat senang dapat mengambil proyek ini dengan Airbus, dimana kami dapat menemukan cara untuk meningkatkan dan menambah nilai bagi pengalaman di kelas ekonomi – untuk penumpang dan maskapai,” lanjutnya.

Baca Juga: FAA Menolak Aturan Pembatasan Jarak Kursi di Kabin Pesawat

Selama penerbangan, kursi otomatis ini mampu menyesuaikan dirinya berdasarkan berat, ukuran, dan pergerakan penumpang dengan mengalirkan arus melalui benang konduktif untuk mengubah ketegangan kursi. Selain itu, ada juga tempat penyimpanan laptop di antara kursi, memberikan penumpang tempat yang aman untuk menyimpan perangkat mereka saat lepas landas dan mendarat.

Baik pihak Airbus maupun Layer masih enggan merinci kapan produk ini bisa dirilis.